Lewati ke konten utama

Tegaskan Pelayanan Publik Tak Boleh Terhenti, Wabup Emanuel Kemong Minta ASN Mimika Perkuat Komitmen Kerja

Redaksi Fajar PapuaPenulis
MustofaEditor
11.19 WIT2 menit baca109 dibaca
Suasana apel pagi di Kantor Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Mimika.
Suasana apel pagi di Kantor Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Mimika.Foto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Timika, Fajarpapua.com – Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika untuk terus memperkuat komitmen, disiplin, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.

Ia menegaskan pelayanan publik tidak boleh terhenti meski dihadapkan pada berbagai kendala di lapangan.

Pesan tersebut disampaikan Wabup Kemong saat memimpin apel gabungan ASN di Lapangan Kantor Pusat Pemerintahan (Puspem) Mimika, Senin (13/7).

Dalam arahannya, Wabup Kemong menekankan setiap ASN memiliki tanggung jawab yang harus dijalankan secara konsisten demi memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

Menurutnya, hambatan teknis maupun administratif tidak boleh menjadi alasan melambatnya roda pemerintahan.

"Saya berharap kita semua tetap melaksanakan tugas sebagaimana mestinya, memberikan tanggung jawab penuh, dan mendukung pekerjaan di unit masing-masing. Itu sudah menjadi kewajiban sebagai ASN," tegasnya.

Selain menyoroti pentingnya disiplin kerja, Wabup Kemong juga mengungkapkan Pemerintah Kabupaten Mimika kembali menggelar rapat evaluasi dan monitoring untuk mempercepat pelaksanaan program pembangunan sekaligus meningkatkan realisasi penyerapan anggaran di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Bupati Mimika, Johannes Rettob, yang sebelumnya menilai masih terdapat sejumlah OPD dengan progres pelaksanaan program dan penyerapan anggaran yang belum maksimal.

"Seperti yang sudah disampaikan Bapak Bupati pada pekan lalu, penyerapan anggaran dan pelaksanaan program di beberapa OPD masih belum maksimal. Hari ini kita akan duduk bersama untuk mencari solusi agar ada kemajuan," ujarnya.

Wabup Kemong mengakui setiap OPD memiliki tantangan yang berbeda.

Namun, ia menegaskan kondisi tersebut tidak boleh menghambat pelayanan kepada masyarakat maupun menunda target pembangunan daerah.

Karena itu, ia meminta seluruh pimpinan OPD memperkuat koordinasi internal dengan melibatkan seluruh unsur organisasi, mulai dari kepala bidang, kepala subbagian hingga staf teknis, sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan secara cepat dan efektif.

"Saya yakin bapak dan ibu mampu menyelesaikan berbagai tantangan. Yang terpenting adalah membangun kerja sama di dalam organisasi, saling mendukung, dan melibatkan semua unsur agar target yang sudah ditetapkan bisa tercapai," tutupnya. (moa)