Lewati ke konten utama

Orang Tua Tidak Menetap, Banyak Anak Gizi Buruk dan Stunting di Puskesmas SP 5 Tidak Tertangani Baik

RedaksiPenulis
15.26 WIT1 menit baca76 dibaca
Bagian Gizi Puskesmas Limau Asri Yulianti
Bagian Gizi Puskesmas Limau Asri YuliantiFoto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Timika,fajarpapua.com - Kasus anak kerdil (stunting) di sejumlah kampung di Kabupaten Mimika selalu ada akibat buruknya penanganan oleh kedua orang tua dan keterlambatan penanganan medis.

Seperti yang terjadi pada warga di Distrik Iwaka yang selama ini dilayani Puskesmas Limau Asri (SP 5).

Bagian Gizi Puskesmas Limau Asri
Yulianti kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (13/7) menuturkan sebenarnya kasus stunting di wilayah Puskesmas Limau Asri cukup banyak tapi mereka hidup berpindah- pindah. Hingga saat hanya dua orang yang ditangani tim medis yakni di kampung Iwaka dan Kampung Loqpon.

"Sebenarnya ada banyak tapi orang tua mereka hidup berpindah-pindah dan kami tidak bisa tahan mereka. Kadang mereka ada, kadang mereka pergi entah kemana," kata Yulianti.

Menurut dia, untuk penderita yang melapor setiap bulan selalu ditangani petugas baik sisi medis maupun asupan gizi.

"Biasanya tiap bulan ada posyandu dimana orang tua dan anaknya datang timbang berat badan dan disitu anak mendapat asupan gizi melalui makanan tambahan," katanya.

Dikemukakan, jika gizi buruk sudah menjurus ke stunting biasanya ada penanganan khusus dari petugas.

Selain stunting, kasus gizi buruk pada anak-anak di wilayah Puskesmas Limau Asri cukup banyak. "Pelayanan untuk stunting, gizi buruk rutin setiap bulan bahkan petugas selalu mengedukasi orang tua dan masyarakat di kampung-kampung," tandasnya.(mar)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.