China Ekspor Kapal Perang Terbesar, Tercanggih Ke Pakistan

by -
Kapal fregat rudal kendali Yueyang milik Angkatan Laut China berpartisipasi dalam latihan gabungan angkatan laut China-Thailand di lepas pantai selatan kota pelabuhan Shanwei, provinsi Guandong, China.
Kapal fregat rudal kendali Yueyang milik Angkatan Laut China berpartisipasi dalam latihan gabungan angkatan laut China-Thailand di lepas pantai selatan kota pelabuhan Shanwei, provinsi Guandong, China.

Beijing, fajarpapua.com – China mengekspor kapal perang terbesar dan tercanggih ke Pakistan yang tidak pernah dilakukannya ke negara manapun.

Pelepasan kapal jenis fregat hasil rancang bangun China State Shipbuilding Corporation Limited (CSSC) untuk Angkatan Laut Pakistan itu dilakukan melalui upacara ceremonial di galangan CSSC di Shanghai, Senin (8/11).


Fregat 054 yang kemudian dinamai dengan PNS Tughril tersebut dibuat khusus untuk AL Pakistan dengan teknologi mutakhir, berdaya jelajah tinggi dengan kemampuan perang antar permukaan, dari permukaan ke udara, dan dari permukaan ke bawah laut. Selain itu juga kemampuan pengawasan yang luas, demikian media China, Selasa.

banner 300250

Dilengkapi dengan sistem peralatan tempur elektronik yang canggih dan modern, kapal fregat bernomor lambung 054A/P tersebut dapat menjalankan sejumlah misi peperangan dalam berbagai situasi.Ini fregat terbesar dan tercanggih yang pernah China ekspor, demikian CSSC.


Pengiriman PNS Tughril tersebut menjadi babak baru kemitraan Pakistan-China yang telah teruji oleh ruang dan waktu yang relatif lama, demikian Duta Besar Pakistan untuk China Mouin Ul Haque dikutip Global Times.

Direktur CSSC Du Gang yang juga wakil Partai Komunis China (CPC) di galangan tersebut mengaku bangga bisa mengirimkan PNS Tughril tepat waktu.

Menurut dia, ekspor tersebut menjadi tonggak utama dalam kemitraan jangka panjang China-Pakistan karena kedua negara terikat oleh rasa saling percaya. Pakistan yang 90% populasinya Muslim merupakan sekutu utama China dalam berbagai bidang. Pakistan bersama China dan Rusia turut membidangi berdirinya pemerintahan baru di Afghanistan. (ant)

INFO IKLAN 0812-3406-8145 A valid URL was not provided.