Lewati ke konten utama

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel Melalui Simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat di Fuel Terminal Biak

Redaksi Fajar PapuaPenulis
10.41 WIT2 menit baca17 dibaca
Pelatihan PKD Level 1 di Fuel Terminal Biak.
Pelatihan PKD Level 1 di Fuel Terminal Biak.Foto / Papua
Bagikan berita ini
Aa

Biak, fajarpapua.com – PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku terus memperkuat budaya keselamatan kerja dengan menggelar Simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) Level 1 di Fuel Terminal Biak, Rabu (5/8/2026). Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapsiagaan personel, keandalan sistem tanggap darurat, serta efektivitas koordinasi dalam menghadapi potensi risiko operasional.

Area Manager Communication, Relation, & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas, mengatakan simulasi difokuskan pada skenario potensi overfill atau tumpahan BBM jenis Pertalite yang berkembang menjadi pelepasan uap hidrokarbon (vapour cloud) hingga memicu kebakaran.

"Melalui latihan ini, kami menguji kecepatan respons, efektivitas komunikasi, pengambilan keputusan, hingga koordinasi dengan fungsi pendukung sesuai Prosedur Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) yang berlaku. Keselamatan merupakan prioritas utama dalam setiap kegiatan operasional Pertamina Patra Niaga," katanya.

Menurut Ispiani, latihan tersebut juga bertujuan memastikan seluruh personel memahami peran dan tanggung jawab masing-masing sehingga penanganan keadaan darurat dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan efektif apabila kondisi serupa benar-benar terjadi. Ia menjelaskan, Pertamina Patra Niaga secara rutin melaksanakan pelatihan dan simulasi sebagai bagian dari implementasi aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE). Langkah ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menjaga keselamatan kerja, melindungi masyarakat dan lingkungan sekitar, serta memastikan distribusi energi kepada masyarakat tetap berjalan dengan aman dan andal.

"Kesiapsiagaan harus terus dilatih secara konsisten. Melalui simulasi ini, kami ingin memastikan seluruh tim siap menghadapi setiap potensi risiko keselamatan kerja sehingga pelayanan energi kepada masyarakat dapat terus berlangsung secara aman dan berkelanjutan. Hasil simulasi juga akan kami evaluasi sebagai dasar perbaikan dan peningkatan kapasitas Pertamina Patra Niaga dalam menghadapi keadaan darurat," bebernya. (Humas Pertamina)