Lewati ke konten utama

Wakil Panglima TNI Tinjau Pembangunan Yonif TP 859 di Papua

Redaksi Fajar PapuaPenulis
16.22 WIT3 menit baca93 dibaca
, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita saat berkunjung ke Biak
, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita saat berkunjung ke BiakFoto / Papua
Bagikan berita ini
Aa

Jayapura, fajarpapua.com – Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita bersama Pangdam XVII/Cenderawasih Mayor Jenderal TNI Febriel Buyung Sikumbang dan rombongan meninjau langsung pembangunan satuan baru serta program pemberdayaan masyarakat pesisir dalam kunjungan kerja di Kabupaten Supiori dan Kabupaten Biak Numfor, Papua, Rabu (16/9).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda Wakil Panglima TNI untuk melihat perkembangan pembangunan Yonif TP 859/RBK, Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), serta Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Biak Numfor dan Supiori.

Di Kabupaten Supiori, Wakil Panglima TNI meninjau pembangunan Mako Yonif TP 859/RBK di Kampung Aminweri. Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan pembangunan sekaligus memastikan kesiapan fasilitas satuan dalam mendukung pelaksanaan tugas di wilayah Papua.

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Panglima TNI menerima paparan dari Danyon TP 859/RBK mengenai kondisi dan perkembangan satuan. Jenderal TNI Tandyo Budi Revita kemudian memberikan pengarahan kepada para prajurit Yonif TP 859/RBK sebagai bagian dari pembinaan dan penguatan kesiapan personel.

Rangkaian kunjungan dilanjutkan ke sejumlah lokasi KNMP di Kabupaten Supiori, di antaranya Kampung Waryesi dan Kampung Duber.

Di Kampung Duber, rombongan disambut tarian adat oleh masyarakat sebagai bentuk penghormatan sekaligus penyambutan terhadap kehadiran pimpinan TNI di tengah masyarakat.

Wakil Panglima TNI kemudian meninjau pembangunan KNMP Kampung Duber didampingi tim konstruksi Satgas KNMP. Peninjauan tersebut menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung perkembangan fasilitas yang ditujukan untuk mendukung aktivitas dan pemberdayaan masyarakat pesisir.

Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Tri Purwanto menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menunjukkan perhatian TNI terhadap dua aspek yang berjalan beriringan di Papua, yakni kesiapan pembangunan satuan dan dukungan terhadap program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Melalui kunjungan ini, pimpinan TNI dapat melihat langsung perkembangan pembangunan satuan sekaligus program pemberdayaan masyarakat di wilayah pesisir. Kodam XVII/Cenderawasih terus mendukung sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat dalam mengawal berbagai program pembangunan di Papua,” ujar Kolonel Inf Tri Purwanto, S.I.P.

Menurut Kapendam, kehadiran Pangdam XVII/Cenderawasih Mayor Jenderal TNI Febriel Buyung Sikumbang dalam rombongan juga menjadi bagian dari komitmen Kodam XVII/Cenderawasih untuk memastikan dukungan kewilayahan terhadap berbagai agenda pembangunan dan penguatan satuan di wilayah Papua berjalan secara terpadu.

Selain meninjau KNMP di Supiori, Wakil Panglima TNI bersama rombongan melakukan pertemuan di Pendopo Kediaman Bupati Supiori. Pertemuan tersebut menjadi ruang komunikasi antara unsur TNI dan pemerintah daerah untuk melihat perkembangan pembangunan serta berbagai kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut.

Rangkaian kunjungan kemudian dilanjutkan di Kabupaten Biak Numfor dengan meninjau KDKMP di Kampung Warsansan, Distrik Biak Utara.

Wakil Panglima TNI bersama rombongan melihat langsung kondisi bangunan KDKMP sebagai bagian dari peninjauan terhadap fasilitas pendukung program pemberdayaan masyarakat di tingkat kampung.

Kunjungan kerja di Biak Numfor dan Supiori tersebut memperlihatkan keterlibatan TNI dalam mendukung pembangunan yang menyentuh dua sisi, yakni penguatan organisasi dan fasilitas satuan serta peningkatan manfaat program pembangunan bagi masyarakat.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar.

Kodam XVII/Cenderawasih di bawah kepemimpinan Mayor Jenderal TNI Febriel Buyung Sikumbang terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat untuk mendukung pembangunan di Papua. Kehadiran TNI diharapkan tidak hanya memperkuat kesiapan pertahanan, tetapi juga semakin mendekatkan institusi TNI dengan masyarakat melalui kerja nyata di berbagai wilayah. (hsb)