Timika, fajarpapua.com – Hingga saat ini pihak Kepolisian belum menemukan keberadaan Aris Sanda, sopir yang dilaporkan menjadi korban penembakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di kawasan tanjakan Gunung Boy, dalam perjalanan dari Wamena menuju Mbua, Kabupaten Jayawijaya, Selasa (15/9/2026).
Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz Kombes Pol Yusuf Sutejo saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan informasi tersebut karena personel yang melakukan respons ke lokasi kejadian belum menemukan korban.
"Belum bisa dipastikan karena anggota yang merespons ke TKP belum temukan," katanya melalui pesan singkat, Rabu (16/9/2026).
Sebelumnya diberitakan, seorang sopir lajuran asal Toraja bernama Aris Sanda dilaporkan menjadi korban penembakan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) Kodap III Ndugama Derakma pimpinan Egianus Kogeya, Selasa (15/9/2026).
Peristiwa tersebut terjadi saat Aris Sanda membawa penumpang dari Wamena menuju Mbua, tepatnya di kawasan tanjakan Gunung Boy.
Ucapan duka kemudian beredar di media sosial. Informasi menyebutkan, saat kejadian korban sedang membawa sejumlah penumpang, diantaranya Pendeta TH (38), Ns (23), Ps (32), Se (26), Yt (18), Gr (11), Sa (13), serta Di dan Si.
Namun, hingga berita ini dipublish, pihak Kepolisian masih melakukan pencarian dan belum menemukan keberadaan sopir tersebut. Karena itu, informasi mengenai kondisi dan keberadaan korban masih menunggu hasil penanganan personel di lapangan. (ron)









