Lewati ke konten utama

Kapolres Mimika: Pengemudi Ojek Jadi Mata dan Telinga Polisi di Tengah Masyarakat

Redaksi Fajar PapuaPenulis
FanEditor
19.49 WIT2 menit baca0 dibaca
Dirlantas Polda Papua Tengah Kombes Pol S. Kunto Hartono bersama Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak dan Kasat Lantas Polres Mimika Iptu Rudolf Sormin Kakanga menyerahkan bantuan sembako kepada pengemudi ojek di Pangkalan Ojek Diana, Jalan Budi Utomo, Timika, Selasa (15/9/2026) sore.
Dirlantas Polda Papua Tengah Kombes Pol S. Kunto Hartono bersama Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak dan Kasat Lantas Polres Mimika Iptu Rudolf Sormin Kakanga menyerahkan bantuan sembako kepada pengemudi ojek di Pangkalan Ojek Diana, Jalan Budi Utomo, Timika, Selasa (15/9/2026) sore.Foto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com – Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak menyebut pengemudi ojek dapat menjadi “mata dan telinga” kepolisian dalam membantu menjaga keamanan di tengah masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Mimika saat menghadiri kegiatan penyerahan bantuan sembako kepada pengemudi ojek di Pangkalan Ojek Diana, Jalan Budi Utomo, Timika, Selasa (15/9/2026) sore.

Menurutnya, pengemudi ojek memiliki mobilitas tinggi sehingga dapat membantu memberikan informasi kepada kepolisian apabila menemukan kecelakaan lalu lintas maupun kejadian kejahatan.

“Ketika melihat kecelakaan atau kejadian kejahatan, mereka bisa segera memberikan informasi kepada kami. Karena itu, komunikasi dan sinergi ini terus kami bangun,” katanya.

Kapolres Rumbiak mengatakan, komunikasi dan sinergi dengan para pengemudi ojek perlu terus diperkuat karena mereka merupakan bagian dari masyarakat yang sehari-hari beraktivitas di berbagai wilayah.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian menyambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 yang diperingati pada 22 September 2026.

Dalam kegiatan itu, Dirlantas Polda Papua Tengah Kombes Pol S. Kunto Hartono bersama Kapolres Mimika dan Kasat Lantas Polres Mimika Iptu Rudolf Sormin Kakanga menyerahkan bantuan sembako kepada para pengemudi ojek.

Kunto mengatakan, Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menciptakan keamanan, keselamatan dan ketertiban lalu lintas.

“Polri tidak bisa bekerja sendiri. Kita harus berkolaborasi. Teman-teman ojek adalah mitra kami untuk bersama-sama menjaga keamanan, keselamatan dan ketertiban lalu lintas,” ujarnya.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Polantas Karib untuk Negeri, Keselamatan Masyarakat Menuju Indonesia Makmur.”

Selain pemberian bantuan, rangkaian peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 juga akan diisi dengan kegiatan donor darah, anjangsana dan kegiatan sosial lainnya.

Melalui penguatan komunikasi dengan pengemudi ojek dan masyarakat, kepolisian berharap tercipta sinergi yang semakin kuat dalam menjaga keamanan serta mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib dan berkeselamatan.(red)