Lewati ke konten utama

Digelar di 10 Puskesmas, 41 Balita Lolos Seleksi Lomba Balita Sehat Mimika 2026

Redaksi Fajar PapuaPenulis
11.59 WIT2 menit baca42 dibaca
Suasana lomba Balita Sehat Mimika 2026
Suasana lomba Balita Sehat Mimika 2026Foto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com – Sebanyak 41 balita dari 10 wilayah puskesmas di kawasan kota mengikuti Lomba Balita Sehat tingkat Kabupaten Mimika Tahun 2026 yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Selasa (15/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di salah satu hotel di Timika tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan perhatian terhadap kesehatan, gizi, serta pertumbuhan dan perkembangan anak sejak usia dini.

Kepala Bidang Kesehatan Primer dan Komunitas Dinas Kesehatan Mimika, Carolina Haetubun, mengatakan lomba tersebut bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan motivasi bagi orang tua, kader posyandu serta tenaga kesehatan.

“Lomba ini merupakan upaya meningkatkan perhatian dan kepedulian bersama terhadap kesehatan, pertumbuhan, perkembangan dan pemenuhan kebutuhan gizi balita,” ujarnya.

Penilaian mencakup sejumlah aspek, antara lain pertumbuhan fisik, status gizi, pemberian ASI dan makanan pendamping, kesehatan gigi dan mulut, perkembangan anak, kemampuan komunikasi serta kebersihan dan penampilan.

Sementara itu, Staf Ahli Bupati Mimika Bidang SDM, Fransiskus Bokeyau, yang membuka kegiatan mewakili Bupati Mimika, menegaskan pembangunan sumber daya manusia harus dimulai sejak usia dini.

Menurutnya, anak yang sehat, cerdas dan produktif tidak terbentuk secara instan, melainkan membutuhkan perhatian dan pendampingan sejak masa awal kehidupan.

“Lima tahun pertama merupakan masa yang sangat penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. Karena itu, perhatian terhadap kesehatan dan pemenuhan gizi harus dilakukan sejak dini,” katanya.

Kegiatan tersebut diharapkan semakin memperkuat peran keluarga, posyandu dan tenaga kesehatan dalam menciptakan generasi Mimika yang sehat, berkualitas serta bebas dari masalah gizi dan stunting.