Lewati ke konten utama

Aparat Gabungan Terus Kejar Pelaku Penembakan di Jayawijaya

Redaksi Fajar PapuaPenulis
13.28 WIT3 menit baca77 dibaca
Kombes Pol Yusuf Sutejo.
Kombes Pol Yusuf Sutejo.Foto / Papua
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com – Aparat gabungan Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 dan Satgas TNI terus melakukan pencarian dan pengejaran terhadap pihak yang diduga terlibat dalam penembakan di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol Yusuf Sutejo, Jumat (18/9), mengatakan pengejaran dilakukan setelah personel gabungan melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Kami tetap tidak tinggal diam dan tidak mengenal lelah untuk terus melakukan pengejaran dan pencarian terhadap para pelaku yang telah melakukan tindakan keji tersebut,” kata Yusuf.

Menurut dia, aparat masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan identitas dan keberadaan pihak yang diduga terlibat. Penanganan perkara dilakukan melalui mekanisme penegakan hukum sehingga keterlibatan setiap pihak harus dipastikan sebelum dilakukan penangkapan.

“Kita harus memastikan betul siapa para tersangka dan di mana keberadaannya sehingga dapat dilakukan penangkapan untuk kemudian diajukan ke proses hukum,” ujarnya.

Yusuf menegaskan, aparat tetap mengedepankan proses penegakan hukum untuk mencegah tindakan yang dapat berdampak terhadap masyarakat sipil.

“ Kami tidak bisa melakukan upaya di luar proses penegakan hukum karena yang akan menanggung akibatnya dan dirugikan adalah masyarakat sipil,” katanya.

Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol Dr Faizal Ramadhani mengatakan, Satgas Damai Cartenz bersama Polres Jayawijaya telah melakukan sejumlah langkah penanganan di lokasi kejadian.

“Satgas Damai Cartenz bersama Polres Jayawijaya telah melakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara, olah TKP, penyisiran di sekitar lokasi, pengumpulan barang bukti, pendalaman keterangan para saksi, serta melakukan evakuasi terhadap korban,” kata Faizal.

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap fakta dan informasi terkait kejadian dapat dikumpulkan dan didalami secara menyeluruh.

“Untuk upaya lanjutan, kami terus melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat. Setiap perkembangan akan kami dalami berdasarkan fakta dan alat bukti yang diperoleh dalam proses penyelidikan,” ujarnya.

Faizal menegaskan, pihak yang nantinya terbukti terlibat akan diproses sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Apabila dalam proses penyelidikan dan penyidikan terdapat pihak yang terbukti terlibat, tentu akan kami tindak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegasnya.

Di sisi lain, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol Adarma Sinaga menyampaikan duka cita kepada keluarga almarhum AS.

“Kami menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum AS. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan penghiburan dalam menghadapi duka ini,” ujar Adarma.

Dia juga memastikan proses pemulangan jenazah dilakukan dengan baik dan aman hingga diserahkan kepada pihak keluarga di kampung halaman.

“Kepolisian memastikan proses pemulangan jenazah dilakukan dengan baik dan aman. Kami berharap seluruh rangkaian perjalanan hingga jenazah tiba dan diserahkan kepada keluarga dapat berjalan dengan lancar,” katanya.

Adarma mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi terkait peristiwa tersebut.

“Kami mengimbau masyarakat di wilayah Jayawijaya agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya ketika melakukan perjalanan menuju daerah-daerah yang jauh dari pusat kota,” ujarnya. (ron)