Jayapura, fajarpapua.com – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendorong pemerintah mempercepat pembangunan infrastruktur dan konektivitas di Tanah Papua untuk membuka akses ekonomi masyarakat di enam provinsi dan 42 kabupaten/kota.
Hal itu disampaikan AHY setibanya di Bandar Udara Sentani, Kabupaten Jayapura, Kamis (17/9). Kunjungan tersebut salah satunya untuk mengikuti rapat koordinasi bersama para kepala daerah guna membahas pembangunan infrastruktur dan konektivitas di Tanah Papua.
AHY mengatakan pemerintah pusat perlu terus mengawal aspirasi kepala daerah, khususnya terkait pembangunan infrastruktur dasar dan konektivitas antarwilayah.
"Kami ingin menghubungkan antarwilayah, antarkabupaten, kota, dan juga pada akhirnya ini akan memajukan ekonomi masyarakat, meningkatkan potensi yang selama ini mungkin sudah ada," kata AHY.
Menurutnya, konektivitas yang semakin baik akan mendorong aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus membuka peluang lapangan pekerjaan. Salah satu perhatian pemerintah adalah konektivitas darat, termasuk pembangunan dan peningkatan ruas jalan yang menghubungkan Jayapura dengan sejumlah wilayah lainnya.
Namun, AHY menegaskan pembangunan konektivitas Papua tidak hanya mengandalkan jalur darat. Pemerintah juga akan memperkuat konektivitas maritim melalui pengembangan pelabuhan dan sektor kemaritiman.
Penguatan sektor tersebut dinilai penting untuk menekan biaya logistik, terutama bagi masyarakat di wilayah yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses transportasi.
Selain jalur darat dan laut, transportasi udara juga menjadi perhatian pemerintah. Penerbangan perintis dinilai memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat sekaligus distribusi barang ke wilayah-wilayah yang sulit dijangkau melalui jalur darat.
"Papua tidak boleh tertinggal dibandingkan saudara-saudara ataupun masyarakat Indonesia lainnya," ujarnya.
AHY menambahkan, pembangunan infrastruktur dan penguatan ekonomi menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Di sisi lain, pembangunan tersebut juga diharapkan dapat mendukung keamanan dan stabilitas di Tanah Papua.
(hsb)










