Timika, fajarpapua.com – Pemerintah Kabupaten Mimika terus memperkuat sistem pemerintahan berbasis digital dengan mengembangkan website resmi mimikakab.go.id sebagai pusat informasi pemerintahan yang terintegrasi dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Pengembangan ini juga menghadirkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk membantu masyarakat mengakses informasi dan layanan pemerintahan.
Hal tersebut disampaikan Penyelenggara Aplikasi Bidang E-Government Diskominfo Mimika, Blasius Rahangier, usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Dewan Smart City Kabupaten Mimika, Jumat (18/9/2026).
Blasius menjelaskan, pengembangan website menjadi salah satu kegiatan Bidang E-Government pada 2026. Pengembangannya melibatkan pihak ketiga, PT Mimika Digital Sejahtera.
Menurutnya, pembaruan ini dilakukan karena website Pemkab Mimika sebelumnya dinilai belum optimal dalam menyajikan informasi pemerintahan secara rutin dan terintegrasi.
“Website Kabupaten Mimika di tahun-tahun sebelumnya tidak ter-update. Tahun 2026 ini kami harapkan bisa diperbarui dan terintegrasi dengan seluruh OPD,” jelasnya.
Melalui sistem baru tersebut, setiap OPD nantinya memiliki peran dalam memperkaya konten website. Berbagai informasi, kegiatan, program maupun layanan yang berkaitan dengan masing-masing OPD diharapkan dapat dimasukkan secara berkala.
Dengan begitu, website Pemkab Mimika tidak hanya menjadi etalase pemerintahan, tetapi juga sumber informasi yang mudah diakses masyarakat, termasuk warga Mimika yang sedang menempuh pendidikan di luar daerah.
Blasius mengatakan, pengembangan website tersebut juga sejalan dengan implementasi konsep Smart City di Kabupaten Mimika.
Dalam Rakor Dewan Smart City, pihaknya turut menghadirkan tim pengembang untuk mempresentasikan sejumlah inovasi yang telah disiapkan. Presentasi itu sekaligus menjawab berbagai pertanyaan OPD mengenai langkah konkret pengembangan Smart City di Mimika.
Sementara itu, salah satu anggota tim pengembang website, Idris Manika, menjelaskan bahwa website mimikakab.go.id dipandang sebagai wajah Pemerintah Kabupaten Mimika sehingga informasi yang ditampilkan harus akurat, aktual dan mudah dipahami masyarakat.
“Website ini adalah wajah dari pemerintah daerah. Informasi dan sistem yang ditampilkan di dalamnya harus benar-benar ter-update dan terkini,” kata Idris saat diwawancarai fajarpapua.com di salah satu hotel di Timika, Jumat (18/9/2026).
Ia mengungkapkan, terdapat sekitar 42 fitur yang disiapkan dalam pengembangan website tersebut. Salah satu inovasi utama adalah penerapan teknologi AI yang memungkinkan masyarakat memperoleh jawaban atas pertanyaan terkait layanan dan informasi pemerintahan.
Misalnya, masyarakat dapat menanyakan cara membuat KTP, prosedur perizinan, pembayaran pajak hingga alamat fasilitas pemerintahan. Sistem kemudian akan memberikan informasi berdasarkan data yang telah dimasukkan dan terintegrasi dalam sistem.
“Contohnya masyarakat bertanya bagaimana cara membuat KTP. Mereka bisa langsung bertanya di situ. Begitu juga dengan perizinan, pembayaran pajak, bahkan alamat yang berkaitan dengan pemerintahan,” jelasnya.
Menurut Idris, teknologi AI tersebut akan terus belajar dari data yang dimasukkan oleh masing-masing OPD. Karena itu, kualitas jawaban yang diberikan kepada masyarakat sangat bergantung pada kelengkapan dan validitas data yang tersedia.
Sejumlah data dari OPD seperti Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) serta BRIDA disebut telah mulai diintegrasikan ke dalam sistem.
“Kami sangat berharap ke depan terjalin kerja sama dengan seluruh OPD untuk membuat mesin ini semakin pintar. Semakin banyak data yang masuk, semakin baik pula kemampuannya dalam menjawab pertanyaan masyarakat,” ujarnya.
Namun, Idris menegaskan sistem tersebut dirancang untuk memberikan jawaban yang spesifik dan bersumber dari data resmi pemerintah, bukan memberikan informasi yang terlalu luas dan berpotensi membingungkan masyarakat.
Karena itu, setiap OPD diharapkan aktif menyediakan data yang valid dan terus diperbarui.
“Data yang kami perlukan adalah data valid dari setiap OPD agar mesin ini benar-benar bisa bekerja secara optimal,” tegasnya.
Pengembangan tersebut diharapkan menjadi salah satu langkah konkret Pemkab Mimika dalam membangun ekosistem pemerintahan digital. Selain mempercepat akses informasi publik, integrasi data antar-OPD juga diharapkan membuat pelayanan pemerintahan semakin mudah, transparan dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.














