Lewati ke konten utama

Pelni Mimika Operasikan Empat Kapal untuk Layani Masyarakat

Redaksi Fajar PapuaPenulis
07.09 WIT2 menit baca89 dibaca
Kepala Kantor Pelni Cabang Mimika Sigit Sujatmoko
Kepala Kantor Pelni Cabang Mimika Sigit SujatmokoFoto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com- PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Kantor Cabang Mimika, Papua Tengah, mengoperasikan empat kapal laut untuk melayani angkutan laut masyarakat di wilayah itu.

Kepala Kantor Pelni Cabang Mimika Sigit Sujatmoko di Timika Kabupaten Mimika, Kamis, mengatakan empat kapal Pelni yang dioperasikan untuk melayani masyarakat di wilayah itu meliputi KM Leuser, KM Sirimau, KM Tatamailau dan juga KM Sabuk Nusantara 75.

"Empat kapal kita sudah siap sejak di bulan Agustus kemarin, tiga kapal Pelni dan satu kapal perintis yang di kelola oleh PT Pelni yakni Sabuk Nusantara 75. Jadi totalnya ada empat," ujarnya.

Ia menjelaskan KM Leuser melayani pelayaran khusus wilayah barat mulai dari Pelabuhan Pomoka-Mimika hingga Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur. KM Sirimau melayani pelayaran dai Pelabuhan Pomako-Mimika hingga Pelabuhan Maumere, Nusa Tenggara Timur.

Sementara KM Tatamilau melayani dari Pelabuhan Pomako Mimika hingga Pelabuhan Bitung, Sulawesi Utara, sedangkan KM Sabuk Nusantara melayani dari Pelabuhan Pamako-Mimika, hingga Pelabuhan Sorong, Papua Barat.

Ia mengatakan untuk mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang menjelang Natal dan Tahun Baru 2027, Pemerintah Kabupaten Mimika diminta lebih awal untuk mengirim surat kepada Kementerian Perhubungan meminta dukungan penguatan armada untuk mendukung pelaksanaan mudik Natal dan tahun baru melalui Pelabuhan Pomako.

"Kami minta agar lebih cepat mengirim surat karena nanti jelang Natal itu banyak sekali saudara-saudara kita yang melaksanakan mudik merayakan Natal dan tahun baru di kampung halaman bersama keluarga. Khususnya menuju Pelabuhan Tual, Pelabuhan Dobo dan Pelabuhan Ambon," ujarnya.

Ia menambahkan saat ini pelayanan penumpang dengan kapal Pelni di Mimika berjalan secara optimal di Pelabuhan Pomako Timika. Harga tiket kapal juga masih dapat dijangkau oleh masyarakat sesuai dengan daerah tujuan.

Antusias masyarakat menggunakan kapal Pelni juga terus mengalami peningkatan terutama pada Agustus 2026 di mana pemerintah memberikan diskon harga tiket sebesar 30 persen dari tarif dasar penumpang kapal kelas ekonomi.

"Pada Agustus kemarin ada diskon 30 persen sampai batas akhir di bulan Agustus. Untuk program diskon ini sudah tidak ada dan sekarang harga tiket sudah kembali normal seperti harga semula sesuai dengan daerah tujuan," ujarnya.

Jumlah penumpang yang turun di Pelabuhan Pomoko- Mimika mencapai 300 sampai 400 orang dalam satu kali pelayaran sementara jumlah penumpang yang berangkat melalui Pelabuhan Pomako Mimika mencapai 500 hingga 600 penumpang.

"Penumpang turun yang turun di Pelabuhan Pomako Mimika di angka 300 sampai 400 orang setiap kapal Pelni yang masuk, kalau penumpang yang naik di Pelabuhan Pomako itu lumayan kalau KM Leuser bisa mencapai 500-600 penumpang karena rute yang dilayani juga jauh," ujarnya.(ant)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.