Timika, fajarpapua.com – Pemerintah Kabupaten Mimika terus mendorong transformasi digital melalui pengembangan wajah baru website resmi mimikakab.go.id yang disiapkan sebagai pusat informasi dan layanan digital bagi masyarakat.
Salah satu tim pengembang dari PT Mimika Digital Sejahtera, Idris Manika mengatakan, website tersebut dikembangkan dengan sekitar 42 fitur yang mencakup informasi pemerintahan, layanan publik, agenda kegiatan, program prioritas hingga integrasi berbagai data daerah.
“Website ini wajah dari pemerintah daerah. Informasi dan sistem yang ditampilkan di dalamnya harus benar-benar ter-update dan terkini,” kata Idris saat diwawancarai fajarpapua.com di salah satu hotel di Timika, Jumat (18/9/2026).
Menurut dia, pengembangan website tersebut salah satunya untuk menjawab masih terbatasnya akses masyarakat terhadap informasi mengenai agenda maupun program pemerintah daerah.
Melalui fitur agenda, masyarakat nantinya dapat mengetahui berbagai kegiatan pemerintah berdasarkan waktu dan tanggal secara lebih terstruktur. Informasi kegiatan yang selama ini banyak diketahui masyarakat melalui pemberitaan media juga diharapkan dapat terdokumentasi dalam website resmi pemerintah.
“Bagaimanapun pemerintah memiliki banyak kegiatan dan penghargaan, tetapi masih banyak masyarakat yang tidak mengetahuinya. Karena itu, informasi tersebut harus dipublikasikan sekaligus disimpan agar mudah diakses kembali,” jelasnya.
AI Jadi Pintu Masuk Informasi Pemerintah
Salah satu inovasi yang menjadi perhatian dalam website baru tersebut adalah penerapan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk membantu masyarakat memperoleh informasi pemerintahan.
Idris menjelaskan, masyarakat nantinya dapat mengajukan pertanyaan secara langsung melalui sistem, mulai dari cara membuat KTP, prosedur perizinan, pembayaran pajak hingga lokasi fasilitas pemerintahan.
“Contohnya masyarakat bertanya bagaimana cara membuat KTP. Mereka bisa langsung bertanya di situ. Begitu juga dengan perizinan, pembayaran pajak, bahkan alamat yang berkaitan dengan pemerintahan,” ujarnya.
Sistem AI tersebut dirancang memberikan jawaban berdasarkan data resmi yang telah dimasukkan dan diintegrasikan ke dalam sistem. Dengan demikian, informasi yang diberikan diharapkan lebih spesifik sehingga masyarakat tidak kebingungan mencari informasi yang dibutuhkan.
Namun, Idris menekankan kemampuan sistem AI sangat bergantung pada kualitas data yang disediakan masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Data yang kami perlukan adalah data valid dari setiap OPD agar mesin ini benar-benar bisa bekerja secara optimal,” tegasnya.
OPD Diminta Aktif Perbarui Data
Sejumlah data dari OPD, termasuk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) serta BRIDA, disebut mulai diintegrasikan dalam pengembangan sistem.
Idris berharap seluruh OPD dapat berperan aktif dalam menyediakan sekaligus memperbarui data. Semakin lengkap dan akurat data yang tersedia, semakin optimal pula sistem dalam melayani kebutuhan informasi masyarakat.
“Kami sangat berharap ke depan terjalin kerja sama dengan seluruh OPD untuk membuat mesin ini semakin pintar. Semakin banyak data yang masuk, semakin baik pula kemampuannya dalam menjawab pertanyaan masyarakat,” katanya.
Selain AI, website baru tersebut juga akan dilengkapi berbagai informasi daerah, seperti profil Kabupaten Mimika, sejarah, lambang daerah, visi dan misi, program prioritas, galeri kegiatan serta informasi layanan publik.
Sejumlah lokasi seperti kantor pemerintahan, fasilitas kesehatan, sekolah, pasar dan pusat kegiatan ekonomi juga akan diintegrasikan dengan layanan peta digital sehingga masyarakat lebih mudah menemukan lokasi yang dibutuhkan.
Pengembangan website mimikakab.go.id ini diharapkan menjadi bagian dari langkah Pemkab Mimika dalam membangun pemerintahan digital yang lebih terbuka dan responsif.
Dengan integrasi data antar-OPD dan dukungan teknologi AI, masyarakat tidak hanya mendapatkan informasi melalui pemberitaan, tetapi juga dapat mengakses sumber informasi resmi pemerintah secara langsung dalam satu platform.














