Cekoki Korban Dengan Miras, Dua Prajurit TNI Diduga Lakukan Perkosaan di Jayapura, Salahsatu Pelaku Bertugas di Timika

by -
Ilustrasi kasus pemerkosaan
Ilustrasi kasus pemerkosaan

Jayapura, fajarpapua.com – Dua oknum anggota TNI AD, Serda MRP dan Serda DAP dilaporkan memperkosa seorang gadis muda berinisial IA ada 20 November 2021 lalu.

Pemerkosaan dilakukan oleh kedua oknum bintara TNI AD ini di Kamar 305 Hotel Cenderawasih Abepura setelah sebelumnya mereka mencekoki korban dengan minuman keras (Miras).

Dari informasi yang diterima fajarpua.com, Serda MRP adalah anggota TNI yang menjabat sebagai komandan peleton di salahsatu kesatuan TNI yang bermarkas di Timika.

Sementara Serda DAP adalah bintara yang bertugas Kodim 1705/PN Nabire yang saat ini juga tengah menjadi mahasiswa di Akademi Perawar RS Marthen Indey, Jayapura.

Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Kol (Inf) Aqsha Erlangga kepada wartawan Jumat, 31 Desember 2021 lalu membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Dikatakan, usai korban yang berinisial IA melapor ke Polisi Militer, kedua oknum TNI tersebut langsung ditangkap dan ditahan sejak tanggal 20 Desember 2021 di Pomdam XVII/Cenderawasih.

“Saat ini proses hukum sudah berjalan dan sudah di tahap penyidikan,” kata Kolonel Aqsha.

Kedua tersangka lanjutnya disangkakan melanggar Pasal 285 Jo 281 Jo 55 ayat (1) KUHP.

Penyidik lanjutnya hingga kini masih melanjutkan proses penyidikan perkara hingga berkas perkara sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Selain itu Aqsha menegaskan sejauh ini Pomdam XVII Cenderawasih tengah mendalami perkara tindak pidana asusila yang melibatkan kedua Bintara tersebut dengan melakukan pemeriksaan sejumlah saksi.

“Sekarang masih ditahap pemanggilan para saksi. Kita tunggu dan kawal bersama proses hukumnya,” ucapnya

Hingga saat ini lanjutnya, belum diketahui secara lengkap mengenai kronologi hingga motif kasus pemerkosaan tersebut.

Namun dari informasi yang beredar, dugaan pemerkosaan itu terjadi setelah kedua pelaku mencekoki korban dengan minuman keras. (mas)

A valid URL was not provided.