Lewati ke konten utama

Istri Nyaris Telanjang Gara-gara Panggilan Telepon HP Suami, Dianiaya Sepulang dari Tempat Karaoke

Redaksi FPPenulis
16.07 WIT2 menit baca39 dibaca
Rika saat melapor kasus penganiayaan yang dialaminya ke Polsek Miru.
Rika saat melapor kasus penganiayaan yang dialaminya ke Polsek Miru.Foto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com - Kemesraan RW alias Rika bersama sang suami GY pupus usai GY ketahuan mendapat telepon dari wanita idaman lain (WIL). Padahal sebelum kejadian, keduanya sama-sama karaoke dan menikmati minuman keras.

Peristiwa yang dialami Rika terjadi Minggu pagi (6/3/2022) pukul 05.00 Wit di kediaman mereka Jalan Cenderawasih, Gang depan Hotel 66.

Pantauan fajarpapua.com di Polsek Mimika Baru, Rika dengan menumpangi ojek mendatangi Polsek Miru dalam kondisi baju terobek melaporkan kejadian penganiayaan yang dilakukan GY, suaminya.

Polisi langsung merespon mendatangi TKP menciduk GY untuk dimintai keterangan.

Rika, kepada fajarpapua.com, menjelaskan Sabtu malam ia bersama GY pergi ke salah satu rumah karaoke bersantai ria di sana.

Setelah itu, keduanya pulang membeli sebotol minuman keras jenis anggur dan sekaleng Bir Bintang kemudian bersama-sama duduk menikmati minuman tersebut.

Namun saat duduk asyik bersantai, tiba-tiba HP GY berdering. Dia sempat menjawab telepon tersebut, rupanya nama penelepon sudah tidak asing baginya, tapi dihalangi GY. Hal ini yang membuat keduanya terlibat cekcok mulut.

GY memukulnya hingga dahi luka lebam serta baju robek hingga nyaris telanjang.

"Saya juga tidak mengira kalau kelakuan GY sudah sangat berubah sekali. Padahal dulu dia tidak begini," ungkapnya.

Ia menambahkan selama hidup berumah tangga dengan GY, kurang lebih 3 tahun GY tidak pernah ringan tangan terhadapnya.

Tapi setelah GY berteman dengan kakak kelasnya SL, barulah semua berubah. (axl)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.