Timika, fajarpapua.com – Polres Mimika bersama Brimob Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Papua Tengah dan Brimob Pasukan Respons Polri (PAS 3) menggelar simulasi Sistem Pengamanan Kota (SIPAM Kota) di Mako Brimob Mile 32 Timika, Rabu (12/8).
Dalam simulasi tersebut diperagakan sejumlah skenario pengamanan, mulai dari penanganan aksi unjuk rasa, penyelamatan sandera hingga penjinakan bom.
Kegiatan dipimpin Kapolres Mimika AKBP Alredo Rumbiak dan disaksikan Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jeremias Rontini bersama jajaran. Kegiatan tersebut juga dihadiri para Kapolres di wilayah hukum Polda Papua Tengah.
Kapolres Mimika AKBP Alredo Rumbiak mengatakan, simulasi tersebut merupakan bagian dari rangkaian evaluasi gelar operasional triwulan I Polda Papua Tengah yang dilaksanakan di Mimika.
“Ini merupakan bagian dari evaluasi triwulan I. Kebetulan diadakan di Mimika dan kita tunjukkan kesiapsiagaan dalam rangka sistem pengamanan kota setiap waktu,” katanya.
Menurutnya, latihan tersebut tidak hanya dipersiapkan untuk menghadapi aksi demonstrasi, tetapi juga berbagai situasi yang berpotensi terjadi di wilayah hukum Polres Mimika.
“Bukan hanya untuk menghadapi demo, tetapi menunjukkan kita selalu siap, baik situasi aman maupun tidak baik. Jadi bukan menunggu ada masalah baru kita latihan,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jeremias Rontini mengatakan, seluruh tahapan dalam simulasi dilaksanakan sesuai standar operasional prosedur (SOP).
“Inilah tahapan-tahapan pengamanan yang dilakukan sesuai SOP. Ke depan latihan akan dilakukan terus untuk membiasakan anggota kita. Tentunya kita sesuaikan dengan kondisi masyarakat yang kita hadapi,” tuturnya. (ron)















