Lewati ke konten utama

Wakil Ketua MPR Dukung Langkah Panglima TNI Tumpas KKB Papua

Redaksi FPPenulis
14.06 WIT2 menit baca42 dibaca
IMG 20220517 WA0000
IMG 20220517 WA0000Foto / Papua
Bagikan berita ini
Aa

Jakarta, fajarpapua.com - Wakil Ketua MPR RI Syarief Hasan menyampaikan dukungannya terhadap langkah Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa untuk menumpas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua karena telah meresahkan dan menyebabkan jatuhnya korban jiwa.

"KKB Papua harus segera ditumpas secara tegas," kata Syarief Hasan melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin.

Selama ini, kata dia, KKB Papua melakukan aksi kekerasan hingga pembunuhan terhadap masyarakat dan aparat. Oleh karena itu, kelompok itu harus segera ditumpas secara tegas sehingga tidak terus-menerus menimbulkan korban jiwa.

Sepanjang Januari hingga Maret 2022 KKB Papua telah melakukan tujuh kali tindakan teror dan menyebabkan 13 orang tewas serta lainnya luka-luka. Bahkan, Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda Papua) turut menjadi korban kekejaman kelompok tersebut.

Dalam perjalanannya, pemerintah telah berupaya meredam KKB Papua termasuk melakukan pendekatan komunikatif. Namun, langkah-langkah itu belum mampu meredam aksi-aksi teror yang dilakukan KKB.

"Bahkan, aksi brutalnya kepada rakyat sipil makin meningkat. Oleh karena itu, KKB Papua memang harus ditumpas secara tegas," tegas Syarief Hasan.

Ia mengatakan keterlibatan TNI akan membantu percepatan penumpasan KKB Papua. TNI dan Polri dinilai akan saling mendukung dalam menumpas KKB Papua.

"Kita berharap kekuatan-kekuatan tersebut dapat menghadirkan rasa aman di wilayah Papua," ujar Anggota Komisi I DPR RI tersebut.

Menurut politikus Demokrat tersebut, penumpasan KKB Papua harus dilakukan seperti penumpasan kelompok kekerasan bersenjata di Poso yang dipimpin Ali Kalora.(ant)

Topik
Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.