Lewati ke konten utama

Tim INAFIS Polres Mimika Selesai Lakukan Identifikasi, Kedua Jenazah Korban Kebakaran Kartini Sulit Dikenali

RedaksiPenulis
16.51 WIT2 menit baca29 dibaca
e58dbedd 5977 444a 98c0 c16fdf39fe69
e58dbedd 5977 444a 98c0 c16fdf39fe69Foto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com - Tim Indonesia Automatic Fingerprint System (INAFIS) Satreskrim Polres Mimika, Senin (18/7) sekira pukul 08.30 WIT, pagi tadi sudah selesai melakukan identifikasi terhadap dua korban tewas dalam peristiwa kebakaran yang terjadi di Jalur 3, Jalan Kartini, Kelurahan Inauga.

Dari data yang dihimpun fajarpapua.com menyebutkan, identifikasi kedua korban dilakukan di Ruang Tindakan 1 Instalasi Kamar Jenazah RSUD Mimika.

Saat tiba di RSUD Mimika, kedua jenazah korban dibawa dengan dua kantong mayat, selanjutnya dilakukan identifikasi yang berlangsung kurang lebih selama satu jam.

Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian, namun informasi menyebutkan kondisi kedua jenazah sulit dikenali karena mengalami luka bakar 100 persen.

Informasi menyebutkan, korban wanita yang diduga bernama Riny Fatimah umur 40 tahun asal Desa Cakru, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember menderita luka bakar sangat parah.

Bahkan jasad wanita ini sudah sangat sulit dikenali karena sekujur tubuhnya menghitam karena terbakar.

Sementara jasad korban berjenis kelamin laki-laki diketahui bernama Iwan (Muhammad Tahir) umur 60 tahun asal Bone, Sulawesi Selatan lebih mudah dikenali karena kondisinya lebih "baik" dibanding korban wanita.

Kabarnya, jasad Iwan ditemukan dalam kamar mandi di rumah toko yang dijadikan kios kelontong tempatnya bekerja.

Hingga berita ini naik, kedua jenazah masih berada di Kamar Jenazah RSUD Mimika dan pihak paguyuban ataupun kerukunan masih menunggu selesainya administrasi untuk kemudian dilakukan penguburan. (mas)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.