Timika, fajarpapua.com – Situasi keamanan di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, masih mencekam setelah terjadi kontak tembak pada Senin (17/8).
Kapolres Mimika AKBP Alredo Rumbiak membenarkan adanya insiden tersebut. Menurutnya, lokasi kejadian berada tidak jauh dari area Polsek Jila, namun kontak tembak tidak terjadi di dalam lingkungan Polsek.
“Informasi yang saya terima dari Kapolsek, situasi masih mencekam. Kejadiannya bukan di Polsek, tetapi lokasinya berdekatan,” kata Alredo saat ditemui di Lapas Kelas II Timika, Senin.
Pasca-insiden, personel Polsek Jila bersama anggota Koramil melakukan penjagaan di sekitar lokasi untuk mengantisipasi perkembangan situasi.
Terkait adanya korban, Alredo mengaku belum dapat memberikan keterangan pasti. Ia masih menunggu laporan dari personel yang berada di lapangan.
“Saya belum bisa memastikan informasi mengenai korban,” ujarnya.
Sementara terkait kabar adanya permintaan evakuasi tenaga kesehatan (nakes), Kapolres mengatakan pihaknya belum menerima informasi yang memastikan hal tersebut.
“Kalau korban memang ada informasi untuk dievakuasi. Tetapi kalau nakes meminta dievakuasi, saya belum menerima informasi itu,” katanya.
Aparat keamanan masih melakukan pengamanan di sekitar lokasi. Kondisi di Distrik Jila terus dipantau untuk memastikan situasi kembali aman dan terkendali.
Sebelumnya, fajarpapua.com memberitakan Pos Satgas aparat keamanan di Distrik Jila dilaporkan mengalami gangguan tembakan yang diduga dilakukan oleh kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) pada Senin pagi.
Berdasarkan informasi yang diterima fajarpapua.com, bunyi tembakan terdengar secara membabi buta ke arah pos. Personel yang berada di dalam pos kemudian merespons serangan tersebut. (ron)








