Lewati ke konten utama

Evakuasi Tukang Ojek Korban Penembakan KKB di Distrik Gome Diwarnai Kontak Tembak, Jenazah Pagi Ini Diterbangkan ke Makassar

Redaksi FPPenulis
15.29 WIT1 menit baca34 dibaca
IMG 20230123 WA0078
IMG 20230123 WA0078Foto / Papua
Bagikan berita ini
Aa

Jayapura, fajarpapua.com- Aksi kontak tembak terjadi saat personil gabungan TNI-Polri hendak mengevakuasi jasad Damri (57), tukang ojek yang menjadi korban kebiadaban KKB Papua di Jembatan Ilame, Kampung Wako, Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.

“Memang benar dari laporan yang diterima terungkap, pada Senin (23/1) sekitar pukul 15:37 WIT sempat terjadi kontak tembak saat evakuasi jenazah tukang ojek yang menjadi korban penembakan KKB,” kata Kapolda Papua Irjen (Pol) Mathius Fakhiri seperti dikutip dari Antara, Senin malam.

Menurut Kapolda Papua, kontak tembak terjadi karena anggota KKB yang bersembunyi dalam hutan disekitar lokasi kejadian sempat menembaki aparat keamanan yang hendak mengevakuasi jenazah.

Aksi itu lanjutnya kemudian dibalas oleh personil yang melakukan evakuasi hingga akhirnya aksi kontak tembak terjadi beberapa saat.

Meski mendapat gangguan, namun personil keamanan berhasil mengevakuasi jenazah korban ke RSUD Ilaga.

Kapolda Papua menjelaskan pada, Selasa (24/1) ini, jenazah Damri dijadwalkan dievakuasi ke Makassar melalui Bandara Mozes Kilangin Timika untuk dimakamkan di kampung halamannya.

Terkait kelompok yang melakukan penembakan, Kapolda Papua mengaku belum dapat memastikan kelompok KKB mana yang menjadi pelaku mengingat ada beberapa kelompok yang sering melakukan tindak kekerasan kepada warga sipil di Ilaga.

“Saya masih menunggu laporan lanjutan terkait insiden tersebut,” kata Fakhiri.(an)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.