Lewati ke konten utama

Perkuat Sinergi Dengan TPID Kabupaten Asmat, Bank Indonesia Sebut Perlunya Pendekatan 4K Dalam Pengendalian Inflasi

Redaksi FPPenulis
16.11 WIT1 menit baca22 dibaca
IMG 20230309 WA0005
IMG 20230309 WA0005Foto / Papua
Bagikan berita ini
Aa

Jayapura, fajarpapua.com- Untuk menghasilkan inovasi dan sinergi kebijakan dalam pengendalian inflasi yang multidimensi dibutuhkan sinergi antara Pemerintah dan Bank Indonesia.

Terkait itu Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Asmat, pada Selasa (7/3) lalu menggelar pertemuan tingkat tinggi dengan Bank Indonesia yang berlangsung di Agats.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Juli Budi Winantya menyampaikan bahwa perlunya pendekatan 4K dalam pengendalian inflasi, yaitu keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif.

Ditekankan bahwa bentuk komunikasi efektif termasuk perlunya publikasi kepada masyarakat mengenai kegiatan pemerintah daerah dalam pengendalian inflasi untuk menjaga ekspektasi masyarakat.

Selain itu, disampaikan penguatan sinergi TPID dan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) diharapkan menjadi langkah konkret bersama untuk mengendalikan tekanan inflasi pangan, mendorong produksi, serta mendukung ketahanan pangan yang akan mendorong terjaganya daya beli, serta pemulihan ekonomi yang berkelanjutan.

Sementara Bupati Asmat, Elisa Kambu mengapresiasi perhatian Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua terhadap Pemerintah Kabupaten Asmat dalam upaya pengendalian inflasi.

Selain itu, Bupati Asmat menyampaikan komitmen untuk mengendalikan inflasi dan mitigasi dampak inflasi dengan melibatkan pemerintah pada jajaran di tingkat bawah seperti distrik dan kampung utamanya untuk menjaga ketersediaan pasokan.(hsb)

Topik
Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.