Lewati ke konten utama

KM Leuser Belum Masuk Pomako, Harga Bawang Putih di Pasar Sentral Timika melonjak Tembus Rp 80 Ribu Perkilogram

Redaksi FPPenulis
15.27 WIT2 menit baca45 dibaca
IMG 20240421 WA0017
IMG 20240421 WA0017Foto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com -
Belakangan ini harga bawa putih di Pasar Sentral Timika melonjak tajam hingga Rp 80 ribu perkilogram. Kenaikan harga hingga 200 persen dari harga normal Rp 45 perkilogram ini disebabkan stok yang semakin menipis.

Pedagang Pasar Sentral, Mira menyampaikan, kenaikan harga barang bukan hanya dikeluhkan pembeli tapi juga pihaknya selaku penjual.

Diduga, selain belum masuki musim panen, kenaikan harga bawang di Timika lantaran kapal pengangkut bawang dari Bima tujuan Timika yakni KM Leuser belum masuk pelabuhan Pomako. Sejak Maret 2024 lalu, KM Leuser hanya melayani angkutan penumpang mudik idul Fitri Surabaya - Kumai.

“Kalau normal hanya Rp 45 ribu perkilogram namun sekarang naik menjadi Rp 80 ribu,” ujar Mira saat ditemui di Pasar Sentral Timika, Minggu (21/4).

Ia mengatakan, bawang putih dan merah didatangkan dari daerah Bima. Diduga akibat belum masuk masa panen serta kapal Leuser yang belum masuk Pomako menyebabkan harga bawang terus melonjak
naik.

"Kami tergantung dari luar, kadang memang masyarakat mengeluh naik harga tapi mau bagaimana kalau kami tidak naikkan juga kami tidak dapat untung," jelasnya.

Ia mengatakan, kenaikan ini terjadi mulai lebaran lalu, dan hingga saat ini belum mengalami penurunan
padahal ini merupakan sembako yang sangat dibutuhkan masyarakat.

“Kalau beberapa waktu lalu naik yah mungkin karena lebaran pas tiba di Timika, bawang yang masuk hanya sedikit, untuk bawang merah sampai Rp 80 ribu perkilogram. Ricah merah tembus Rp 90.000 per kilogram, begitupun tomat Rp 45.000 perkilogram. Ini kan kebutuhan masyarakat sehingga mau tidak mau kami pedagang pasti naikkan harga, ada untung rugi juga,” tuturnya. (moa)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.