Lewati ke konten utama

Hingga Hari ke-7, Bayi Korban Perahu Terbalik di Asmat Belum Ditemukan, Operasi SAR Ditutup

Redaksi FPPenulis
15.51 WIT1 menit baca24 dibaca
IMG-20250923-WA0008
IMG-20250923-WA0008Foto / BERITA UTAMA
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com – Pencarian terhadap satu korban kecelakaan perahu ketinting terbalik di Kampung Burbis, Kabupaten Asmat, bernama Samuel Sirano (1), hingga Senin (22/9) atau hari ke-7, masih belum membuahkan hasil.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Rescuer SAR Asmat, TNI AL, Polair, Polsek Suator, keluarga korban, dan masyarakat setempat telah melakukan pencarian dengan menyusuri perairan Kali Burbis, memeriksa muara sungai, serta wilayah lain yang dicurigai, dengan memperhitungkan arus dan pasang surut.

Namun hingga hari ketujuh, tanda-tanda keberadaan korban tidak ditemukan.

Mengacu pada Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan, pencarian yang telah berlangsung selama tujuh hari tanpa hasil dinyatakan ditutup.

Meski demikian, jika di kemudian hari muncul tanda-tanda keberadaan korban, operasi SAR dapat dibuka kembali.

Dengan ditutupnya operasi tersebut, seluruh potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing. (ron)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.