BERITA UTAMAJayapura

Mobil Pengangkut Petasan Terbakar di Jalur Sentani–Abepura, Dua Penumpang Luka-luka

143
×

Mobil Pengangkut Petasan Terbakar di Jalur Sentani–Abepura, Dua Penumpang Luka-luka

Share this article
Satu unit mobil pengangkut petasan terbakar di Jalan Raya Sentani–Abepura

Jayapura, fajarpapua.com – Satu unit mobil pengangkut petasan terbakar di Jalan Raya Sentani–Abepura, tepatnya di turunan sekitar Rumah Makan Dapur Papua, Kampung Netar, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Minggu (28/12).

Akibat peristiwa tersebut, dua orang penumpang mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis di RSUD Yowari, Kabupaten Jayapura.

iklan

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Jayapura melalui Tim Opsnal langsung melakukan pengecekan lokasi kejadian serta pengambilan keterangan terhadap para korban.

Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Alamsyah Ali menjelaskan, langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari penyelidikan awal untuk memastikan kronologi kejadian serta kondisi para korban pascainsiden.

“Tim Opsnal Satreskrim telah mendatangi RSUD Yowari untuk mengambil keterangan dari para korban. Berdasarkan pemeriksaan sementara, insiden ini diduga kuat dipicu oleh ledakan petasan yang diangkut menggunakan kendaraan tersebut,” ujar AKP Alamsyah Ali.

Berdasarkan keterangan awal, mobil jenis Daihatsu Grand Max yang dikemudikan AB (40) diketahui mengangkut satu karung petasan korek dengan berat sekitar 50 kilogram serta tiga karton petasan jenis Roman Candle.

Petasan tersebut rencananya akan dikirim dari kawasan Tanah Hitam menuju salah satu toko di wilayah Toladan, Sentani.

“Sesampainya di lokasi kejadian, tiba-tiba terdengar ledakan keras dari bagian bak mobil. Pengemudi kemudian menghentikan kendaraan, namun api dengan cepat membesar hingga menyebabkan kendaraan mengalami kerusakan cukup parah,” jelasnya.

Adapun dua penumpang dalam kendaraan tersebut masing-masing berinisial MI (26) dan FHH (29).

Dari hasil pemeriksaan medis, FHH mengalami luka sobek pada bagian dagu dan pelipis serta luka lecet di leher. Sementara pengemudi AB dan penumpang MI dilaporkan tidak mengalami luka fisik.

AKP Alamsyah menambahkan, berdasarkan keterangan sementara dari para korban, petasan yang diangkut tidak dalam kondisi tertutup terpal atau boks pengaman, sehingga sangat memungkinkan terpengaruh panas mesin kendaraan maupun suhu cuaca.

“Untuk memastikan penyebab pasti ledakan, kami masih melakukan pendalaman lebih lanjut. Kami mengimbau masyarakat agar tidak mengangkut atau menyimpan bahan berbahaya, termasuk petasan, tanpa prosedur keselamatan yang sesuai karena dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” tegasnya. (hsb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *