BERITA UTAMAJayapura

Pimpin Apel Perdana 2026, Gubernur Papua Dorong ASN Tingkatkan Disiplin, Kinerja dan Pelayanan Publik

58
×

Pimpin Apel Perdana 2026, Gubernur Papua Dorong ASN Tingkatkan Disiplin, Kinerja dan Pelayanan Publik

Share this article
Foto bersama

Jayapura, fajarpapua.com – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri memimpin apel perdana Aparatur Sipil Negara (ASN) Tahun 2026 di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua, Senin (5/1).

Apel ini menandai dimulainya aktivitas kerja secara serentak usai libur panjang akhir tahun, sekaligus menjadi momentum konsolidasi dan evaluasi kinerja birokrasi.

iklan

Dalam arahannya, Gubernur menegaskan bahwa apel perdana bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sarana membangun motivasi baru, mempererat silaturahmi, serta menyatukan langkah seluruh ASN dalam meningkatkan disiplin, kinerja, dan pelayanan publik di tahun 2026.

“Hari ini kita masuk kerja bersama-sama setelah libur panjang. Saya berharap apel ini memberi semangat baru bagi seluruh ASN, khususnya para pejabat, agar bekerja lebih baik, lebih teliti, dan memperbaiki kinerja yang pada tahun lalu masih belum maksimal,” ujar Gubernur.

Gubernur Matius D. Fakhiri menekankan apel bersama mencerminkan kebersamaan keluarga besar Pemerintah Provinsi Papua.

Setelah masa libur dengan waktu masuk kerja yang berbeda-beda, apel perdana menjadi momentum untuk kembali memperkuat silaturahmi antaraparat.

“Kita membangun kembali kebersamaan ASN Provinsi Papua. Semangat ini harus menular hingga ke kabupaten/kota, sehingga kita memasuki tahun 2026 dengan dedikasi dan komitmen kerja yang baru,” katanya.

Ia menegaskan evaluasi kinerja tahun 2025 harus dilakukan secara jujur dan objektif, agar berbagai kekurangan dapat diperbaiki dan menjadi pembelajaran dalam meningkatkan kualitas pemerintahan pada tahun berjalan.

Peningkatan Pelayanan Publik

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga mendorong seluruh ASN dan pejabat untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan lebih dekat kepada masyarakat.

“ASN dan pejabat harus turun langsung melayani masyarakat kecil. Pelayanan pemerintah harus benar-benar dirasakan oleh rakyat,” tegasnya.

Ia menambahkan peningkatan kesejahteraan ASN harus diimbangi dengan keberpihakan nyata kepada masyarakat, termasuk mendukung perputaran ekonomi rakyat kecil.

“Belanja di mama-mama Papua yang berjualan itu sederhana, tapi dampaknya besar bagi ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Bagikan DPA di Awal Tahun

Pada apel perdana tersebut, Pemerintah Provinsi Papua juga menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).

Gubernur menegaskan, pembagian DPA sejak awal tahun bertujuan memperkuat perencanaan dan akuntabilitas pelaksanaan anggaran.

“OPD sudah bisa memetakan anggaran yang diterima dan melaksanakan program sesuai ketentuan hukum. Tidak boleh ada kegiatan di luar perencanaan,” tegasnya.

Ia mengingatkan agar pekerjaan tidak menumpuk di akhir tahun anggaran, melainkan direncanakan dan dilaksanakan secara terukur sejak awal.

Gubernur juga menyinggung pengelolaan keuangan daerah dan menargetkan Pemerintah Provinsi Papua kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“Dengan pengawasan yang baik sejak awal, saya optimistis opini WTP bisa terus kita pertahankan,” ujarnya.

Meski hujan mengguyur sejak malam hari, Gubernur mengapresiasi tingkat kehadiran ASN pada apel perdana yang dinilai cukup baik.

“Kehadiran ASN hari ini sudah luar biasa. Ini menunjukkan tanggung jawab dan semangat yang harus terus dijaga,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi Papua dalam penanganan musibah dan bencana.

Pemprov Papua telah menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp 500 juta untuk membantu korban kecelakaan laut di Kabupaten Kepulauan Yapen.

Selain itu, bantuan senilai Rp 500 juta juga disalurkan kepada korban bencana alam di sejumlah wilayah di Sumatera, sesuai dengan kemampuan fiskal daerah.

“Apa yang kami miliki, itulah yang kami bantu. Semoga dapat meringankan duka dan membantu saudara-saudara kita bangkit kembali,” ujarnya.

Menutup arahannya, Gubernur berharap seluruh visi dan misi Pemerintah Provinsi Papua dapat diterjemahkan secara konkret oleh para asisten dan kepala OPD.

“Tahun 2026 harus lebih baik dari 2025. Kita jaga prestasi, perbaiki kekurangan, dan layani masyarakat dengan sungguh-sungguh,” pungkas Gubernur. (hsb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *