Jayapura, fajarpapua.com — Warga di sekitar Danau Sentani digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang mengapung di pinggir danau, tepatnya di Jalan Baru Netar–Yabaso, Kampung Nendali, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura.
Korban diketahui telah empat hari tidak pulang ke rumah sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di perairan danau tersebut. Penemuan Mayat Pria
Mendapat laporan dari warga, anggota Satreskrim Polres Jayapura segera merespons dengan mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal terkait penemuan jenazah tersebut.
Kapolres Jayapura Dionisius V. D. P. Helan melalui Kasat Reskrim Alamsyah Ali menjelaskan bahwa pada Jumat (27/2) petugas identifikasi bersama piket Reskrim melakukan proses identifikasi guna mengetahui identitas korban.
“Untuk mengetahui identitas korban, petugas melakukan pengembangan pencarian sidik jari menggunakan Inafis Portable System (IPS),” ujar AKP Alamsyah Ali, Sabtu (28/2).
Berdasarkan hasil identifikasi tersebut, korban diketahui berinisial AY (42) yang merupakan warga Kampung Nendali, Distrik Sentani Timur.
Setelah identitas korban diketahui, petugas kemudian mendatangi pihak keluarga di Jalan Feliauw, Hawai Sentani, untuk memastikan identitas korban dengan menunjukkan foto serta mencocokkan pakaian yang dikenakan.
“Pihak keluarga membenarkan jenazah tersebut adalah anggota keluarga mereka. Selanjutnya keluarga diarahkan ke Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura untuk proses lebih lanjut dalam rangka penyelidikan,” jelasnya.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui sudah tidak pulang ke rumah selama kurang lebih empat hari dan sebelumnya sempat mengeluhkan sakit.
AKP Alamsyah Ali menegaskan penggunaan Inafis Portable System (IPS) sangat membantu mempercepat proses identifikasi korban sehingga kepastian identitas dapat segera disampaikan kepada pihak keluarga.
Saat ini, Satreskrim Polres Jayapura masih melakukan pendalaman untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban.(hsb)

