Timika, fajarpapua.com — Sebanyak lima sekolah tingkat SMP ambil bagian dalam lomba tari kreasi Papua yang digelar SMP YPJ Kuala Kencana, Kabupaten Mimika.
Kegiatan ini menjadi ajang kolaborasi antar sekolah sekaligus upaya pelestarian budaya lokal yang melibatkan ratusan siswa.
Lomba yang berlangsung di Sporthall YPJ Kuala Kencana diikuti oleh SMP YPJ Kuala Kencana, Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP), SMP Negeri 2 Timika, SMP YPPK St. Bernardus, dan SMP Negeri 4 Timika.
Kepala SMP YPJ Kuala Kencana, Nursalim, menegaskan keterlibatan lima sekolah ini menunjukkan tingginya antusiasme pelajar terhadap seni dan budaya Papua.
“Partisipasi lima sekolah dengan ratusan siswa menjadi bukti bahwa generasi muda memiliki minat besar dalam melestarikan budaya daerah,” ujarnya.
Menurutnya, lomba ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah pengembangan diri siswa, baik dari sisi kreativitas, kepercayaan diri, hingga kemampuan bersosialisasi.
Persiapan kegiatan ini sendiri telah dilakukan selama kurang lebih enam bulan melalui koordinasi intens antara panitia, siswa, dan pihak sekolah peserta.
Hal tersebut dinilai turut berkontribusi pada kualitas penampilan para peserta yang tampil maksimal di atas panggung.
Nursalim berharap, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak sekolah di masa mendatang.
“Kami ingin kegiatan ini terus berkembang, tidak hanya lima sekolah, tetapi bisa melibatkan lebih banyak lagi peserta agar pelestarian budaya Papua semakin luas,” katanya.
Lomba tari kreasi Papua ini dinilai oleh tiga dewan juri profesional. Selain menjadi ajang unjuk bakat, kegiatan ini juga mempererat hubungan antar sekolah serta memperkuat identitas budaya di kalangan generasi muda Mimika. (red)








