BERITA UTAMANASIONALPAPUA

Tim Gabungan TNI, Polri dan Bea Cukai Amankan Dua Butir Amunisi dari Warga Papua New Guinea di PLBN Skouw Jayapura

375
×

Tim Gabungan TNI, Polri dan Bea Cukai Amankan Dua Butir Amunisi dari Warga Papua New Guinea di PLBN Skouw Jayapura

Share this article
Petugas saat mengamankan amunisi dari pelintas batas di PLBN Skouw, Jayapura.

Jayapura, fajarpapua.com – Aparat gabungan TNI, Polri bersama Bea Cukai berhasil mengamankan dua butir amunisi senjata api jenis shotgun kaliber 12 gauge yang dibawa seorang pelintas batas di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura.

Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen melalui Kapolsubsektor Skouw Iptu Robert Makanuay, mengatakan, kejadian bermula Sabtu (28/3) sekitar pukul 10.35 WIT saat petugas Bea Cukai melakukan pemeriksaan rutin terhadap seorang pelintas batas asal Papua New Guinea berinisial SD (56), yang diketahui merupakan pegawai keuangan pemerintah di Kota Vanimo.

iklan

“Kecurigaan muncul saat pemeriksaan menggunakan mesin X-Ray Rapiscan mendeteksi benda mencurigakan di dalam tas dada berwarna hitam milik yang bersangkutan. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan manual dan menemukan dua butir amunisi aktif,” ujarnya, Minggu (29/3/2026).

Menindaklanjuti temuan tersebut, petugas Bea Cukai segera berkoordinasi dengan aparat keamanan dari Polsubsektor Skouw dan Satgas TNI yang bertugas di kawasan PLBN Skouw.

Setelah dilakukan rangkaian interogasi awal guna mendalami kepemilikan amunisi tersebut, selanjutnya SD beserta barang bukti diserahkan ke personel Polsek Muara Tami untuk proses lebih lanjut dengan dibuatkan berita acara serah terima sebagai bentuk akuntabilitas dan
transparansi.

“Berdasarkan hasil klarifikasi awal, diketahui amunisi tersebut merupakan sisa aktivitas berburu rusa di wilayah Papua New Guinea beberapa hari sebelumnya yang tertinggal di dalam tas milik pelintas batas,” tuturnya.

SD saat diinterogasi bersikap kooperatif selama pemeriksaan dan tidak ditemukan indikasi keterkaitan dengan kelompok kriminal bersenjata maupun jaringan kejahatan lainnya.

Meski demikian, proses hukum dan pendalaman tetap dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

Iptu Robert Makanuay mengatakan, keberhasilan ini merupakan wujud nyata sinergitas tanpa batas antar instansi di wilayah perbatasan.

“Sinergitas antara Bea Cukai, TNI dan Polri di PLBN Skouw berjalan sangat solid dan kompak. Ini adalah bukti nyata pengawasan di tapal batas negara dilaksanakan secara maksimal melalui koordinasi yang kuat antar seluruh unsur CIQS,” katanya.

Lebih lanjut, pendekatan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, namun juga mengedepankan aspek humanis.

“Kami mengedepankan penanganan yang profesional dan humanis, namun tetap tegas sesuai aturan hukum. Sinergitas ini akan terus kami jaga guna memastikan stabilitas keamanan wilayah perbatasan tetap kondusif,” pungkasnya.

Polresta Jayapura Kota bersama seluruh unsur pengamanan di PLBN Skouw berkomitmen terus memperkuat kolaborasi lintas instansi dalam menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sinergitas tanpa batas ini diharapkan menjadi benteng kuat dalam mencegah berbagai potensi pelanggaran hukum, sekaligus menjaga hubungan harmonis antar masyarakat lintas negara di kawasan perbatasan RI–PNG.(hsb)

Komentar (0)

Memuat komentar...
📱 WA CHANNEL 📢 LAPOR FP