Lewati ke konten utama

66 Lulusan SD YPPK Kalwa Belum Terima Ijazah, Orang Tua Minta Pemkab Merauke Segera Bertindak

Redaksi Fajar PapuaPenulis
MustofaEditor
20.31 WIT2 menit baca33 dibaca
Puluhan orang tua siswa SD YPPK Kalwa di Kampung Padua, Kabupaten Merauke, saat menyampaikan aspirasinya.
Puluhan orang tua siswa SD YPPK Kalwa di Kampung Padua, Kabupaten Merauke, saat menyampaikan aspirasinya.Foto / Papua
Bagikan berita ini
Aa

Merauke, fajarpapua.com – Puluhan orang tua siswa di Kampung Padua, Kabupaten Merauke, mengeluhkan belum diterimanya ijazah oleh siswa lulusan SD YPPK Kalwa.

Mereka meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke segera turun tangan agar hak para siswa tidak terus tertunda.

Salah seorang orang tua siswa, Niwa Ukuyawanga, mengatakan hingga kini masih terdapat lulusan tahun 2024 dan 2025 yang belum menerima ijazah.

Menurutnya, sedikitnya 66 siswa telah menyelesaikan ujian, namun belum memperoleh dokumen kelulusan tersebut.

"Kami masyarakat Kampung Padua sangat kecewa karena sampai sekarang belum ada respons nyata terhadap persoalan ini. Anak-anak kami sudah lulus, tetapi ijazah mereka belum juga diberikan," ujar Niwa kepada wartawan.

Ia menilai keterlambatan penerbitan maupun penyerahan ijazah telah menghambat masa depan para siswa.

Pasalnya, ijazah merupakan dokumen penting yang menjadi syarat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya maupun mengurus berbagai administrasi lainnya.

Para orang tua berharap Pemerintah Kabupaten Merauke, khususnya Wakil Bupati beserta instansi terkait, segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

"Kami memohon agar pemerintah segera memberikan solusi nyata. Jangan sampai anak-anak di daerah menjadi korban keterlambatan pelayanan. Mereka hanya ingin haknya dipenuhi agar bisa melanjutkan pendidikan tanpa hambatan," katanya.

Orang tua siswa juga menegaskan akan terus menyampaikan aspirasi secara damai hingga ada kepastian mengenai penyelesaian persoalan ijazah tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak SD YPPK Kalwa maupun Pemerintah Kabupaten Merauke terkait penyebab belum diserahkannya ijazah puluhan siswa tersebut. (red)