Jayapura, fajarpapua.com – Pemberangkatan Calon Jamaah Haji (CJH) asal Provinsi Papua hingga kini masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Agama Republik Indonesia.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Papua, Musa Narwawan, mengatakan seluruh persiapan keberangkatan CJH Papua pada dasarnya telah rampung.
Namun, jadwal pasti pemberangkatan masih menunggu kepastian dari pemerintah pusat yang mempertimbangkan situasi di Timur Tengah.
“Untuk calon jamaah haji asal Papua sudah siap diberangkatkan. Semua dokumen keperluan haji sudah 100 persen diselesaikan dan tinggal menunggu pemberangkatan ke Asrama Haji Hasanuddin Makassar. Sampai saat ini kami masih menunggu informasi dari Kementerian Haji pusat,” ujar Musa, Rabu (1/4).
Ia menjelaskan, berdasarkan rencana awal, CJH asal Papua dijadwalkan masuk dalam gelombang kedua pada awal Mei 2026.
Seluruh jamaah nantinya akan diberangkatkan terlebih dahulu ke embarkasi Makassar sebelum melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci.
Musa merinci, jamaah haji asal Papua tergabung dalam beberapa kelompok terbang (kloter), yakni kloter 27, 29, dan 31.
Untuk kloter 27 dan 29 diisi penuh oleh CJH asal Papua, sementara kloter 31 akan bergabung dengan jamaah dari Makassar.
“Kloter 27 dan 29 seluruhnya dari Papua, sedangkan kloter 31 bergabung dengan jamaah asal Makassar,” jelasnya.
Adapun jumlah CJH asal Papua tahun ini tercatat sebanyak 933 orang, termasuk petugas haji, yang berasal dari 14 kabupaten/kota di Papua.
Musa juga mengimbau seluruh calon jamaah haji agar terus menjaga kondisi kesehatan menjelang keberangkatan, sehingga dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar.
“Kami berharap seluruh jamaah tetap menjaga kesehatan dan mempersiapkan diri dengan baik sambil menunggu jadwal resmi dari pemerintah pusat,” pungkasnya. (hsb)

















Komentar (0)