Lewati ke konten utama

Menelusuri Keindahan dan Sejarah Al-Balad Jeddah, Pintu Gerbang Haji Masa Lampau

RedaksiPenulis
12.05 WIT2 menit baca73 dibaca
Menelusuri Keindahan dan Sejarah Al-Balad Jeddah, Pintu Gerbang Haji Masa Lampau
Foto / Internasional
Bagikan berita ini
Aa

Al-Balad, kawasan bersejarah yang terletak di sudut Jeddah, Arab Saudi, menyimpan kisah panjang tentang perjuangan spiritual dan jalur perdagangan masa lampau. Dengan deretan balkon kayu ukir dan bangunan kuno yang kokoh, kawasan ini tidak hanya menarik wisatawan tetapi juga menjadi saksi bisu perjalanan jemaah haji dari berbagai belahan dunia.

Berada di jalur pelayaran utama sejak abad ke-7 Masehi, Jeddah berkembang sebagai pelabuhan strategis yang menghubungkan berbagai budaya dan bangsa. Arsitektur khas, seperti rumah bermenara dan bangunan megah dari batu karang, mencerminkan kekayaan sejarah dan keanekaragaman budaya yang pernah mewarnai kota ini. Menurut Anis Diyah Puspita, petugas Haji PPIH Arab Saudi 2026 dan alumni Universitas Al-Azhar, kawasan ini dulunya bagian dari wilayah Hijaz dan menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial bagi jemaah dari Nusantara dan negara lain.

Sejarah perjalanan haji masa lalu menunjukkan tantangan besar yang harus dihadapi umat Muslim. Jauh sebelum kemudahan transportasi modern, jemaah menghabiskan waktu hingga satu tahun menggunakan kapal laut untuk menunaikan ibadah di Tanah Suci. Banyak dari mereka meninggal di tengah perjalanan akibat kondisi yang ekstrem dan fasilitas yang terbatas. Tradisi 'pamitan haji' pun muncul sebagai momen perpisahan terakhir yang masih diperingati di Indonesia hingga kini.

Kini, Al-Balad telah memperoleh pengakuan UNESCO sebagai situs Warisan Dunia, menegaskan pentingnya kawasan ini sebagai pusat peradaban dan sejarah Islam. Lorong bersejarah Hajj Route, yang sejak abad ke-7 Masehi menjadi jalur resmi para peziarah menuju Dua Masjid Suci, menjadi magnet utama wisatawan dan umat Muslim. Keputusan Khalifah Utsman bin Affan untuk memindahkan pelabuhan utama dari Al-Shaiba ke Jeddah menjadi tonggak utama yang menegaskan posisi kota ini sebagai pusat utama kegiatan keagamaan dan perdagangan dunia hingga hari ini.

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.