Lewati ke konten utama
Breaking News

Gandeng Pemerintah Kota dan Aparat Penegak Hukum, Pertamina Gelar Sidak Lintas Sektoral Antisipasi Penyalahgunaan BBM Subsidi di Jayapura

Redaksi Fajar PapuaPenulis
16.25 WIT2 menit baca12 dibaca
Pertamina bersama aparat keamanan saat melakukan sidak BBM bersubsidi di Jayapura
Pertamina bersama aparat keamanan saat melakukan sidak BBM bersubsidi di JayapuraFoto / PAPUA
Bagikan berita ini
Aa

Jayapura,fajarpapua.com– Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku bersama Pemerintah Kota Jayapura dan Aparat Penegak Hukum (APH) berkomitmen penuh menjaga penyaluran BBM bersubsidi melalui Sidak Lintas Sektoral di Jayapura ke SPBU 8499102 APO dan SPBU 8499103 Entrop pada Selasa (9/6).

Sidak Lintas Sektoral ini melibatkan Dinas Perhubungan Kota Jayapura, ​Satpol PP Kota Jayapura, ​Polres Kota Jayapura, ​Kodim Jayapura dan ​Jajaran Forkopimda Kota Jayapura ini dilakukan guna mengantisipasi praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi, khususnya jenis Biosolar.

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas menemukan modus klasik penyalahgunaan BBM subsidi seperti truk yang telah memodifikasi tangki bahan bakarnya. Tidak hanya itu, beberapa oknum pengemudi diketahui memiliki lebih dari satu plat nomor polisi (nopol) palsu yang digunakan untuk mengelabui sistem guna melakukan pembelian berulang kali Biosolar subsidi.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Jayapura, Justin Sitorus menyatakan dalam kegiatan ini Dinas Perhubungan fokus kepada menjaga kelancaran lalu lintas akibat antrean truk yang kerap mengular. Untuk temuan lain yang bersifat melanggar hukum juga langsung ditindak oleh pihak berwenang seperti APH.

"Temuan tangki modifikasi dan nopol palsu ini jelas melanggar hukum dan merugikan masyarakat luas. Kami dari Dinas Perhubungan Kota Jayapura akan mengevaluasi izin jalan kendaraan-kendaraan tersebut. Sinergi ini akan terus kita lakukan secara berkala agar tidak ada lagi oknum yang memanfaatkan BBM subsidi demi keuntungan pribadi," ujar Kadishub Kota Jayapura.

Menanggapi temuan pelanggaran tersebut, aparat kepolisian juga langsung mengambil tindakan tegas di tempat. Beberapa unit truk yang terindikasi kuat melakukan tindak pidana penyalahgunaan BBM bersubsidi langsung diamankan dan diangkut oleh pihak Polres Kota Jayapura untuk diproses hukum lebih lanjut.

Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperketat pengawasan di garda depan penyaluran.

"Kami mengapresiasi tindakan tegas dari pihak kepolisian yang langsung mengamankan truk-truk nakal tersebut. Disisi lain kami juga terus melakukan pengawasan di SPBU agar benar-benar menyalurkan BBM bersubsidi sesuai dengan aturan yang berlaku. Bersama Pemkot dan aparat, kami berkomitmen memperkuat pengawasan penyaluran BBM subsidi agar benar-benar tepat sasaran untuk masyarakat yang berhak," tutur Ispiani.

Melalui sinergi lintas sektoral yang kuat ini, Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku berharap Biosolar maupun Pertalite subsidi benar-benar dinikmati oleh masyarakat Kota Jayapura yang berhak.

"Kami juga ingin menghimbau kepada masyarakat untuk ikut serta mengawasi dan melaporkan jika menemukan indikasi kecurangan dalam penyaluran BBM subsidi di SPBU Kota Jayapura," pungkas Ispiani.(hsb).

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.