Lewati ke konten utama

Penumpang Pesawat Berangkat dari Timika Naik, Arus Kedatangan dan Angkutan Barang Melemah

Redaksi Fajar PapuaPenulis
MustofaEditor
15.04 WIT2 menit baca230 dibaca
Sumber : Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mimika.
Sumber : Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mimika.Foto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com – Aktivitas transportasi udara di Kabupaten Mimika menunjukkan tren yang beragam sepanjang Mei 2026.

Jumlah penumpang yang berangkat melalui Bandara Mozes Kilangin mengalami kenaikan dibanding bulan sebelumnya, namun jumlah penumpang yang datang justru mengalami penurunan.

Sementara itu, sektor angkutan barang melalui jalur udara juga masih mencatatkan pelemahan.

Berdasarkan Berita Resmi Statistik (BRS) Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mimika Nomor 08/07/9412/Th. III yang dirilis pada 1 Juli 2026, jumlah penumpang yang berangkat dari Bandara Mozes Kilangin pada Mei 2026 mencapai 31,09 ribu orang, meningkat 0,79 persen dibanding April 2026 (month to month).

Sebaliknya, jumlah penumpang yang datang hanya tercatat 28,11 ribu orang, turun cukup signifikan sebesar 14,85 persen dibanding bulan sebelumnya.

Meski secara bulanan terjadi penurunan pada arus kedatangan, secara tahunan (year on year) kinerja transportasi udara masih menunjukkan pertumbuhan positif.

Jumlah penumpang datang meningkat 6,98 persen, sedangkan penumpang berangkat tumbuh 10,44 persen dibanding Mei 2025.

Di sektor transportasi laut, aktivitas penumpang di Pelabuhan Pomako juga memperlihatkan dinamika yang berbeda.

Jumlah penumpang datang tercatat 2,50 ribu orang, turun 37,37 persen dibanding bulan sebelumnya.

Namun, jumlah penumpang yang berangkat mencapai 2,68 ribu orang, atau meningkat 14,66 persen.

Secara tahunan, penumpang datang melalui Pelabuhan Pomako mengalami penurunan 16,35 persen, sedangkan penumpang berangkat justru meningkat 16,81 persen.

Sementara itu, aktivitas logistik melalui jalur udara masih mengalami tekanan. Volume muat barang di Bandara Mozes Kilangin pada Mei 2026 tercatat 1.422 ton, turun 27,24 persen dibanding April 2026.

Adapun volume bongkar barang mencapai 433 ton, atau turun 12,20 persen.

Secara tahunan, volume muat barang juga turun 4,25 persen, sedangkan volume bongkar barang mengalami penurunan lebih dalam hingga 22,02 persen.

Data BPS ini menunjukkan mobilitas masyarakat dari Timika masih cukup terjaga dengan meningkatnya jumlah penumpang yang berangkat.

Namun, perlambatan pada arus kedatangan serta menurunnya aktivitas logistik menjadi indikator yang perlu mendapat perhatian karena dapat mencerminkan perlambatan aktivitas distribusi barang maupun pergerakan ekonomi di wilayah Mimika.