Lewati ke konten utama

Polres Mimika Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik, Jadi Modal Naik Tipe Jadi Polresta

Redaksi Fajar PapuaPenulis
20.04 WIT2 menit baca109 dibaca
Kapolres Mimika, AKBP Alredo Rumbiak
Kapolres Mimika, AKBP Alredo RumbiakFoto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com – Polres Mimika meraih penghargaan pelayanan terbaik dalam Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik Mandiri Instansional Tahun 2025.

Predikat tersebut menjadi gambaran atas pemenuhan standar pelayanan publik yang diterapkan di lingkungan Polres Mimika. Capaian itu juga menjadi salah satu modal dalam upaya mendorong peningkatan status kelembagaan Polres Mimika menjadi Polresta.

Kapolres Mimika, AKBP Alredo Rumbiak mengatakan, hasil evaluasi tersebut menunjukkan aspek pelayanan kepada masyarakat menjadi salah satu bagian yang mendapat penilaian positif.

“Penghargaan ini menunjukkan kita mendapatkan pelayanan terbaik. Ini juga menjadi bagian dalam rangka Polres Mimika naik tipe menjadi Polresta,” kata usai memimpin simulasi SIPAM Kota di Mako Brimob Yon B di Mile 32 Timika, Rabu (12/8).

Menurut dia, perubahan tipe tidak semata-mata ditentukan oleh perolehan predikat pelayanan. Ada sejumlah indikator dan persyaratan yang harus dipenuhi sebelum sebuah Polres dapat ditingkatkan menjadi Polresta.

Dikatakan, aspek yang dinilai mencakup kesiapan organisasi, kualitas sumber daya manusia, standar kerja satuan, hingga dukungan fasilitas dan infrastruktur pelayanan.

“Untuk naik tipe ada beberapa hal dan standarisasi yang harus dipenuhi. Kalau seluruh persyaratan itu terpenuhi, tentu kita layak untuk naik tipe menjadi Polresta,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, sebagian persyaratan yang menjadi dasar peningkatan tipe tersebut telah dipenuhi Polres Mimika. Predikat pelayanan terbaik menjadi salah satu indikator yang memperlihatkan adanya peningkatan kualitas penyelenggaraan pelayanan di institusi tersebut.

“Untuk waktunya nanti menjadi keputusan pimpinan. Yang jelas, ketika memang ada kebijakan untuk menaikkan tipe, kita sudah mempersiapkan diri dan memenuhi kriteria yang diperlukan,” ungkapnya.

Ia menekankan, penghargaan yang diperoleh tidak boleh berhenti sebagai capaian administratif. Predikat tersebut harus tercermin dalam pengalaman masyarakat ketika mendapatkan pelayanan di Mapolres Mimika maupun unit-unit pelayanan lainnya.

“Jangan sampai penghargaan ini hanya menjadi predikat di atas kertas. Kita harus membuktikan di lapangan bahwa pelayanan yang diberikan memang sesuai dengan predikat yang kita terima,” tegasnya.

Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi pemacu bagi seluruh personel untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan. Menurutnya, mempertahankan predikat Pelayanan Prima justru menjadi tantangan berikutnya bagi Polres Mimika.

“Predikat ini menjadi tantangan bagi kami untuk terus membuktikan kepada masyarakat bahwa Polres Mimika memang layak mendapatkan predikat tersebut,” ujarnya. (ron)