Lewati ke konten utama

4 Siswa Mimika Raih Medali Perunggu di Olimpiade Matematika Internasional di Vietnam, Satu Siswa dari SMP Integral Hidayatullah

Redaksi Fajar PapuaPenulis
14.09 WIT2 menit baca3.662 dibaca
Muhammad Harun Gani Wahid saat dijemput di Bandara Mozes Kilangin Timika
Muhammad Harun Gani Wahid saat dijemput di Bandara Mozes Kilangin TimikaFoto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com – Empat siswa asal Kabupaten Mimika berhasil mengharumkan nama daerah setelah meraih medali perunggu dalam ajang Asia International Mathematical Olympiad (AiMO) yang digelar di Vietnam, 1–5 Agustus 2026.

Dari empat medali perunggu yang diraih siswa asal Mimika, satu di antaranya dipersembahkan oleh Muhammad Harun Gani Wahid, siswa kelas IX SMP Integral Hidayatullah Timika.

Ketua Pengayaan Sekolah Integral Hidayatullah Timika yang meliputi jenjang SD, SMP dan SMA, Suyanto, mengatakan pihak sekolah bangga atas prestasi yang diraih anak didiknya di tingkat internasional.

“Saya sebagai guru pembina merasa bangga karena anak kami bisa meraih prestasi di tingkat internasional, khususnya di Vietnam,” kata Suyanto.

Suyanto menjelaskan, Muhammad Harun merupakan satu dari tiga siswa SMP Integral Hidayatullah yang berhasil lolos mengikuti ajang tersebut. Namun, hanya satu siswa yang berangkat ke Vietnam, sementara dua peserta lainnya tidak dapat mengikuti perlombaan secara langsung.

“Dari Integral yang berangkat hanya satu orang. Padahal ada tiga siswa yang lolos,” ungkapnya.

Dalam kompetisi tersebut, siswa-siswa asal Mimika harus bersaing dengan peserta dari berbagai negara. Ajang AiMO tahun ini diikuti sekitar 3.000 peserta dari 24 negara.

Suyanto menyebutkan, Muhammad Harun sebelumnya telah dua kali mengikuti event matematika tingkat internasional. Namun, pada kesempatan kali ini untuk pertama kalinya ia berhasil membawa pulang medali.

“Dia sudah dua kali ikut event internasional, baru kali ini berhasil meraih juara,” bebernya.

Selain Muhammad Harun dari SMP Integral Hidayatullah, tiga medali perunggu lainnya diraih siswa dari Sekolah Kalam Kudus Timika. Dengan demikian, total Mimika berhasil membawa pulang empat medali perunggu dari ajang AiMO di Vietnam.

Suyanto menambahkan, keberangkatan peserta ke Vietnam mendapat dukungan penuh dari orang tua. Pihak sekolah memberikan fasilitas dan pembinaan, sementara kebutuhan akomodasi selama mengikuti kompetisi didukung oleh orang tua masing-masing peserta.

Menurutnya, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa siswa-siswi di Mimika memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat internasional apabila mendapatkan pembinaan dan dukungan yang tepat.

Ia berharap prestasi Muhammad Harun dan siswa Mimika lainnya dapat menjadi motivasi bagi pelajar lain untuk terus mengembangkan kemampuan, khususnya di bidang matematika dan sains.

“Ini menjadi kebanggaan bagi sekolah dan Mimika. Kami berharap prestasi ini bisa memotivasi anak-anak lainnya untuk berani berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya. (fan)