Timika, fajarpapua.com – Prestasi membanggakan ditorehkan pelajar asal Kabupaten Mimika. Muhammad Harun Gani Wahid berhasil meraih medali perunggu dalam ajang Asia International Mathematical Olympiad (AIMO) yang digelar di Vietnam.
Muhammad Harun, siswa kelas IX SMP Integral Hidayatullah Timika lahir pada 27 Maret 2012 merupakan anak keempat dari enam bersaudara, putra pasangan Abdul Wahid Achberia dan Andi Yanika Sukmawatie Syahrir Putri.
Pada Jumat (14/8), Harun tiba di Bandara Mozes Kilangin Timika. Ia mengaku sangat senang bisa membawa pulang medali perunggu dari kompetisi matematika tingkat internasional tersebut.
“Perasaan saya senang. Dari kecil saya memang suka belajar matematika,” ungkap Harun setibanya di Timika.
Dalam kompetisi tersebut, ia harus bersaing dengan sekitar 3.000 peserta dari berbagai negara. Sistem perlombaan juga berlangsung cukup ketat karena peserta dari setiap negara ditempatkan di ruangan yang berbeda.
Harun menjelaskan, perlombaan diawali dengan babak penyisihan yang berlangsung selama satu hari. Peserta yang lolos kemudian langsung mengikuti babak final.
“Tesnya menggunakan bahasa Inggris. Babak penyisihan juga full bahasa Inggris,” katanya.
Meski menghadapi peserta dari berbagai negara dan harus mengerjakan soal dalam bahasa Inggris, Harun mampu melewati seluruh tahapan perlombaan hingga akhirnya meraih medali perunggu.
Atas prestasinya tersebut, ia mendapatkan medali dan sertifikat sebagai bentuk penghargaan dari panitia penyelenggara.
Ia berharap prestasi yang diraihnya dapat menjadi motivasi bagi teman-temannya di sekolah agar tidak perlu alergi belajar matematika dan berani mengikuti berbagai ajang kompetisi.
“Saran saya untuk teman-teman di sekolah, terus belajar dan jangan takut mencoba ikut lomba,” bebernya.
Prestasi Harun sekaligus menjadi kebanggaan bagi keluarga dan sekolah, serta menunjukkan bahwa pelajar dari Mimika mampu bersaing dalam kompetisi akademik di tingkat internasional.(fan)















