Timika, fajarpapua.com – Memperingati Hari Juang Polri yang jatuh pada setiap tanggal 21 Agustus, Polres Mimika menghadirkan kegiatan kreatif bagi anak-anak melalui lomba bertajuk “Andai Sa Kapolres”.
Lomba ini ditujukan bagi anak-anak usia 6 hingga 10 tahun yang berdomisili di Kabupaten Mimika. Tiga peserta terbaik nantinya mendapatkan kesempatan unik menjadi “Kapolres Mimika Sehari”, lengkap dengan mengenakan seragam dan mengikuti sejumlah aktivitas kepolisian bersama Kapolres Mimika.
Kapolres Mimika, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak mengatakan, kegiatan tersebut sengaja dikemas dengan konsep berbeda untuk memberikan pengalaman sekaligus menumbuhkan keberanian anak-anak dalam menyampaikan gagasan.
“Kita buat lomba ini dengan hadiah yang unik, yaitu menjadi Kapolres selama satu hari. Nanti akan ada tiga pemenang yang akan memakai seragam, mendapat fasilitas dan beraktivitas seperti saya selama satu hari,” kata Kapolres, Jumat (14/8).
Menurut Alredo, peringatan Hari Juang Polri bukan hanya menjadi momentum bagi jajaran kepolisian untuk mengenang semangat perjuangan dan pengabdian kepada bangsa dan negara, tetapi juga menjadi kesempatan mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
Khusus melalui lomba “Andai Sa Kapolres”, Polres Mimika ingin memberikan ruang bagi anak-anak untuk berani bermimpi, menyampaikan ide serta mengenal lebih dekat tugas dan tanggung jawab seorang pemimpin.
“Kalau bermimpi jangan tanggung. Bermimpilah setinggi-tingginya supaya kita punya motivasi untuk lebih maju. Dalam hal ini saya ingin mendengar keluguan anak-anak mengenai apa yang mereka ingin lakukan kalau menjadi seorang Kapolres,” tutur Alredo.
# Pendaftaran Dibuka 14-19 Agustus
Ketua Panitia Lomba “Andai Sa Kapolres”, Iptu Hempy Ona, menjelaskan pendaftaran lomba dibuka mulai 14 hingga 19 Agustus 2026.
Peserta cukup membuat video pendek berisi penyampaian gagasan mengenai apa yang akan dilakukan apabila mendapat kesempatan menjadi Kapolres Mimika.
Video tersebut kemudian diunggah melalui akun media sosial milik orang tua peserta dengan menyertakan tagar #andaisakapolres #humaspolresmimika #harijuangpolri serta menautkan akun Humas Polres Mimika.
“Caranya cukup buat video pendek yang di dalamnya menyampaikan apa yang kamu mau lakukan apabila menjadi Kapolres. Kemudian unggah video di akun media sosial masing-masing dengan tagar yang sudah ditentukan dan tautkan juga ke akun Humas Polres Mimika,” jelas Hempy.
Ia menambahkan, penggunaan akun media sosial orang tua dilakukan karena peserta lomba masih berusia anak-anak. Orang tua juga nantinya menjadi pendamping apabila anak mereka terpilih sebagai pemenang.
Untuk proses penilaian, Hempy menyebutkan terdapat dua orang juri yang akan menilai seluruh karya peserta. Salah satunya Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak dan satu juri lainnya merupakan penggiat media sosial.
“Jurinya yaitu Pak Kapolres sendiri dan satu orang penggiat media sosial,” ujarnya.
Melalui lomba ini, Polres Mimika berharap anak-anak tidak hanya mendapatkan pengalaman menjadi “Kapolres Sehari”, tetapi juga belajar mengenai kepemimpinan, keberanian menyampaikan pendapat, tanggung jawab serta pentingnya memiliki cita-cita untuk masa depan. (ron)








