Timika, fajarpapua.com – Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan tugas polisi lalu lintas. Kehadiran Polantas di jalan tidak semata-mata untuk menindak pelanggaran, tetapi juga mencegah persoalan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jermias Rontini dalam syukuran peringatan HUT ke-71 Lalu Lintas Bhayangkara dengan tema “Polantas Presisi Mengabdi untuk Negeri” yang digelar di Mako Polda Papua Tengah, Selasa (22/9).
Jermias mengatakan, momentum peringatan HUT Lalu Lintas harus menjadi pengingat bagi seluruh personel untuk kembali melihat hakikat tugas Polantas sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, masyarakat membutuhkan polisi yang tidak hanya hadir ketika masalah sudah terjadi, tetapi juga mampu membaca situasi dan mengambil langkah pencegahan sebelum persoalan berkembang.
“Masyarakat tidak hanya membutuhkan polisi yang hadir ketika terjadi masalah, tetapi membutuhkan polisi yang hadir untuk mencegah masalah dan memberikan rasa aman,” kata Jermias.
Humanis dalam Pelayanan, Tegas dalam Penegakan Hukum
Kapolda meminta personel lalu lintas menjaga keseimbangan antara pelayanan dan penegakan hukum.
Pendekatan humanis harus menjadi bagian dari pelayanan kepada masyarakat. Namun, ketika berhadapan dengan pelanggaran hukum, personel tetap dituntut menjalankan tugas secara tegas dan profesional.
“Jadilah Polantas yang hadir di tengah masyarakat, humanis dalam memberikan pelayanan, tegas dalam penegakan hukum, serta mengutamakan keselamatan dalam setiap tugas,” ujarnya.
Jermias menilai pendekatan tersebut penting diterapkan di Papua Tengah yang memiliki kondisi geografis dan karakteristik masyarakat yang beragam. Karena itu, kehadiran Polantas harus mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan masyarakat di setiap wilayah.
“Kita menyadari bahwa wilayah Papua Tengah memiliki karakteristik geografis dan kondisi masyarakat yang beragam. Karena itu, kehadiran Polantas harus mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan masyarakat di setiap wilayah,” katanya.
Jangan Lelah Memberikan Pelayanan
Selain pelayanan dan penegakan hukum, Jermias juga meminta personel meningkatkan profesionalisme dan menjaga integritas. Sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, instansi terkait, serta masyarakat juga perlu diperkuat untuk menciptakan keamanan dan keselamatan lalu lintas.
“Saya mengajak seluruh personel lalu lintas untuk terus meningkatkan profesionalisme, menjaga integritas, memperkuat sinergi dengan seluruh stakeholder, serta membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat,” kata Jermias.
Ia menegaskan, tugas Polantas tidak boleh dipandang sekadar sebagai rutinitas kedinasan. Setiap tugas harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Jadikan setiap tugas sebagai bentuk pengabdian. Jadikan setiap pelayanan sebagai wujud kepedulian. Dan jadikan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama,” tegasnya.
Pesan tersebut sekaligus menjadi penekanan Kapolda kepada jajarannya agar tidak berhenti memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Kepada seluruh personel lalu lintas, jangan pernah lelah untuk mengabdi dan jangan pernah berhenti memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menutup pesannya dengan mengingatkan bahwa keselamatan di jalan bukan hanya menjadi tanggung jawab polisi, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat.
“Semoga Lalu Lintas Polda Papua Tengah semakin presisi, profesional, humanis, dan dipercaya masyarakat. Polantas Presisi Mengabdi untuk Negeri. Keselamatan berlalu lintas, tanggung jawab kita bersama,” ujarnya. (ron)















