Lewati ke konten utama

Panglima TNI: Operasi Papua Rebut Delapan Pucuk Senjata dari OPM

Redaksi Fajar PapuaPenulis
07.12 WIT2 menit baca0 dibaca
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto
Panglima TNI Jenderal TNI Agus SubiyantoFoto / Papua Tengah
Bagikan berita ini
Aa

Jakarta, Fajarpapua.com- Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengatakan operasi penindakan terhadap kelompok OPM (Organisasi Papua Merdeka) di Papua menunjukkan perkembangan dengan direbutnya delapan pucuk senjata yang sebelumnya dikuasai kelompok tersebut.

“Tadi laporan dari Pangkogabwilhan (Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan) sudah mendapatkan delapan pucuk senjata, ada jenis SS1 V1 yang direbut oleh OPM dari satuan TNI, delapan pucuk,” kata Agus saat ditemui di Jakarta, Minggu.

Agus menyampaikan perkembangan tersebut saat ditanya mengenai tindak lanjut operasi TNI untuk mengejar pihak yang berada di balik sejumlah kejadian tewasnya warga sipil di wilayah Papua.

Ia belum merinci mengenai identitas pelaku yang telah diidentifikasi maupun lokasi pengamanan delapan pucuk senjata tersebut.

Delapan pucuk senjata yang disebut Agus termasuk jenis SS1 V1 yang sebelumnya direbut OPM dari satuan TNI. Informasi mengenai hasil operasi itu disampaikan berdasarkan laporan Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) kepada Panglima TNI.

Sebelumnya, Komando Operasi (Koops) TNI Habema menyebut empat anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) tewas dalam kontak senjata dengan personel TNI di Kampung Balamai Atas, Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Jumat (25/9).

Panglima Koops TNI Habema Brigjen TNI Riyanto dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat, mengatakan kelompok bersenjata tersebut diduga merupakan OPM Kodap VIII/Intan Jaya pimpinan Daniel Aibon Kogoya.

Menurut keterangan Koops TNI Habema, personel TNI juga menyita sejumlah barang dari lokasi, antara lain satu pucuk SS2 V1, satu senjata api laras panjang dengan alat bidik Trijicon, 50 butir amunisi kaliber 5,56 milimeter, satu magazen SS2 V1, alat komunikasi, telepon seluler, serta sejumlah perlengkapan lapangan lainnya.(ant)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.