Timika, Fajarpapua.com- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mimika Provinsi Papua Tengah melaksanakan pekerjaan pembangunan Jalan Irigasi yang menghubungkan Jalan Petrosea dengan Jalan Hasanudin di kota Timika.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mimika Inosensius Yoga Pribadi di Timika, Kamis, mengatakan pengerjaan lanjutan pembangunan jalan tersebut saat ini sedang dikerjakan.
"Dengan semakin berkembangnya kota, jalan itu semakin ramai. Selain itu permintaan masyarakat bahwa jalan itu menghubungkan sejumlah jalan poros di kota ini" ujarnya.
Pekerjaan pembangunan jalan sepanjang kurang lebih satu kilometer tersebut berupa penimbunan dan pengerasan dengan aspal hotmix.
"Tahun ini hanya penimbunan dan pengaspalan. Untuk pembangunan dinding penahan tanah ( talud) dan drainase belum dilakukan," ujarnya.
Pembangunan talud di sisi kiri dan sisi kanan jalan tersebut sangat penting untuk melindungi badan jalan.
"Memang butuh biaya yang besar karena itu harus dibuat talud yang lebih tinggi karena jalur tersebut dekat jalur inspeksi irigasi sehingga harus dibangun talud untuk pengamanan jalan," ujarnya.
Selain talud, pembangunan jalur trotoar juga akan dilakukan karena terdapat dua sekolah yang berdiri di sepanjang jalur itu yakni SD Negeri 1 Timika dan SMA Negeri 6 Timika.
"Kasihan ketika anak-anak sekolah yang lewat di pagi hari ke sekolah tersebut macetnya luar biasa. Sehingga jalan ini kita lebarkan agar dapat dilewati masyarakat dengan leluasa tanpa macet" ujarnya.
Pembangunan jalan tersebut menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mimika tahun anggaran 2026. Nilai anggarannya diperkirakan sekitar Rp3 miliar.
Ia mengatakan, pihaknya berusaha seoptimal mungkin agar seluruh proses pembangunan jalan di wilayah itu mulai dari penimbunan hingga pengaspalan jalan dapat diselesaikan pada Desember 2026.
"Kami berusaha semaksimal mungkin karena dengan waktu yang ada itu sebenarnya bisa selesai tepat waktu namun karena dinamika di lapangan ketika pekerjaan jalan itu macam-macam," ujarnya.
Ia mengatakan sejak awal pembangunan jalan tersebut PUPR Mimika selalu berkoordinasi dengan Pemerintah Distrik Mimika Baru dan juga Kelurahan Pasar Sentral Timika untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar mendukung seluruh proses pembangunan jalan itu.
Di sisi kiri dan kanan ruas Jalan Irigasi dulu dibangun saluran air dari Kali Selamat Datang SP 2 untuk mengairi persawahan di SP 1 Kampung Kamoro Jaya, Distrik Wania. Namun jalur Irigasi tersebut saat ini telah dibangun beberapa unit bangunan seperti rumah dan tempat usaha tepat di atas jalur tersebut.
"Ini butuh pendekatan tertentu sehingga warga juga dapat memahami bahwa ini adalah jalan inspeksi irigasi yang kami tingkatkan," ujarnya.
Pengerjaan pelebaran jalan tersebut dilakukan untuk kepentingan masyarakat banyak, oleh karena itu dukungan masyarakat sangat diharapkan karena ruas jalan tersebut sudah sangat padat dilintasi kendaraan terutama pada pagi dan sore hari.(ant)







