Bupati Lantik Pejabat, Wakil Bupati Tidak Tahu

by -
Bupati foto bersama pejabat yang dilantik

Menurut dia, terkesan Bupati Eltinus mendapat tekanan luar biasa dari orang lain baik oknum pejabat maupun orang sekitar bupati.

Namun, Wabup JR mensinyalir ada oknum pejabat yang punya ambisi untuk mengatur pemerintahan.

“Kalau memang diperlakukan seperti ini semestinya pak Bupati tidak minta saya sebagai wakil bupati. Saya jadi wakil karena diminta, bukan karena keinginan saya,” tuturnya.

Oknum yang mengatur-atur pemerintahan saat pelantikan berangkat ke Jakarta. Diduga yang bersangkutan sengaja untuk menghindari situasi.

Wabup JR mengaku ingin reformasi birokrasi benar-benar dilaksanakan selama pemerintahan omtob. Pejabat yang menduduki jabatan harus memenuhi kapasitas dan kapabilitas. Sehingga seorang pejabat yang menduduki jabatan harus melalui lelang jabatan dan assesment.

“Proses ini sama sekali tidak jalan, bagaimana reformasi mau jalan?. Terkesan pelantikan ini diatur oleh orang diluar pemerintahan, atau oleh orang pemerintahan yang tidak tahu aturan, atau tahu aturan tapi sengaja tidak tahu aturan,” ungkapnya.

Karenanya JR menegaskan pelantikan Jumat sore harus dibatalkan. Sebab lelang jabatan sementara berlangsung, semua pejanat sudah mendaftar. Panitia seleksi belum dibubarkan. Semestinya panitia seleksi dibubarkan dulu.

“Ini kepentingan pribadi dan kepentingan kelompok,” ungkapnya.

Mantan birokrat sejati yang 35 tahun sebagai PNS itu meminta pejabat yang dilantik agar tahu kemampuan, kapabilitas, dan pangkatnya.(tim)

INFO IKLAN 0812-3406-8145
DEMO AGEN MINYAK TANAH, TUNTUT KEPASTIAN SURAT IJIN LINGKUNGAN