Jika Ingin Pemerintahan Mimika Berubah Total, Segera Ganti Komplotan Pejabat yang Sarat Taktik dan Kepentingan

by -
Kantor Bupati Mimika
Kantor Sentral Pemerintahan Daerah Mimika.

Situasi ini menarik, dari penelusuran dan pengamatan fajarpapua.com mencatat setidaknya ada sejumlah intrik-intrik yang masih ada ditubuh pemerintahan yang jika tidak segera diantisipasi, akan kembali merusak tatanan pemerintahan dan mengaburkan harapan masyarakat Mimika akan perubahan metode kepemimpinan.

Pertama, adanya komplotan oknum pejabat tertentu yang berusaha menanamkan kekuatan di instansi-instasi strategis.

Seperti, kerjasama tersembunyi dengan menempatkan bendahara-bendahara pengatur keuangan.

Ibarat virus komputer, para bendahara inilah yang akan mengirim sinyal data ke oknum pejabat tertentu untuk mengamankan kepentinganya apakah terkait keuangan maupun kepentingan substansial lainnya.

Kedua, para komplotan pejabat ini tidak segan-segan mengkerdilkan peran, baik sekelas pimpinan daerah (atau jika mungkin Sekda sekalipun bisa dihempas) apabila tidak sejalan dengan kepentingan mereka.

Ketiga, para oknum pejabat ini tanpa rasa berdosa menjual nama bupati. Dalam beberapa program atau aksi yang mereka lakukan, sering dibentengi kalimat…ini atas perintah Pak Bupati. Mereka memanfaatkan kebaikan bupati untuk memuluskan aksi yang justru pada akhirnya bupati sendirilah yang menanggung akibat seperti hancurnya nama bupati dimata masyarakat.

Keempat, memainkan isu-isu politik untuk melemahkan kepemimpinan sehingga terjadi sentimen personal diantar unsur pimpinan. Konsentrasi semua pihak tertuju pada konflik antar antar pimpinan daerah dan tidak lagi fokus melakukan pembenahan perangkat pemerintahan daerah.

BACA JUGA:  Cek Kehadiran ASN, Honorer dan Layanan Publik di Pedalaman, Sekda Gomar Sambangi 3 Distrik

Itu hanya sebagian tentang upaya-upaya tersembunyi yang patut diwaspadai semua pihak terutama Bupati, Wakil Bupati dan Sekda Kabupaten Mimika.

Patut dicatat, akibat komplotan pejabat dan ditambah para pembisik, satu tahun pemerintahan Omtob berjalan, perang dingin terus terjadi.

Akibatnya, semua sumberdaya dan perhatian terfokus pada konflik internal antar Dwi Tunggal sehingga sampai lupa jika banyak hal yang harus dan patut dibenahi.

Bahkan terkesan Mimika seperti terbelah antar kelompok yang pro dan kelompok yang anti pemerintah.

Namun semua itu belum terlambat, pemerintahan Omtob masih tersisa 4 tahun lagi.

Jika ingin berubah total dan mencapai pemerintahan yang harmonis dan stabil, sudah saatnya pimpinan daerah mengganti total komplotan pejabat yang hanya memperjuangkan kepentingan pribadi dengan menjual nama pimpinan daerah.

Tidak ada cara lain, lelang jabatan secara terbuka untuk memimpin setiap organisasi OPD dilingkungan Setda Kabupaten Mimika adalah cara yang paling tepat menemukan figur yang kompeten dibidangnya.

INFO IKLAN 0812-3406-8145