Lewati ke konten utama

Aktivis Perempuan Papua Kecam Praktek Kekerasan Fisik dan Psikis Istri yang Diduga "Dijual" Suaminya di Timika

fajar PapuaPenulis
13.15 WIT2 menit baca59 dibaca
Anna Yosephina Bala
Anna Yosephina BalaFoto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

"Melaporkan kasus ini ke kantor polisi adalah satu jalan keluar yang tepat, bukan sesuatu yang memalukan. Butuh keberanian dari semua istri untuk memperjuangkan hak hidup sebagai seorang perempuan," tuturnya.

Disisi lain dia meminta agar setiap persoalan KDRT tidak langsung didamaikan. "Harus dicari akar masalahnya, dua pihak diinterogasi tanpa tekanan psikis. Lalu bagaimana dengan kondisi anak, apakah ada efek traumatis dari tindakan suami kepada AST, ini juga harus ditelusuri," harapnya.(boy)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.