Lewati ke konten utama

Tokoh Amungme Kecam Pemasangan Spanduk Dukungan KPK Tangkap Gubernur LE di Bundaran Timika Indah

RedaksiPenulis
19.09 WIT1 menit baca6 dibaca
a4943bde db59 44f0 96bb bc5d7dd1e400 1
a4943bde db59 44f0 96bb bc5d7dd1e400 1Foto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com - Tokoh masyarakat Amungme Mimika Hans Magal mengecam aksi pemasangan spanduk tentang dukungan suku Amungme Kamoro kepada KPK untuk menangkap Gubernur Papua, Lukas Enembe.

Menurut Hans, demikian dia disapa, aksi pemasangan tersebut tidak lebih dari upaya provokasi yang dapat mengganggu ketenangan hidup warga Mimika.

"Pekerjaan provokator yang mengatasnamakan Amungme dan Kamoro. Saya tadi copot yang di bundaran Timika Indah," tandasnya kepada fajarpapua.com, Rabu (5/10) siang.

Ia menyatakan, tidak dibenarkan mengatasnamakan suku Amungme atau Kamoro dalam menanggapi suatu kasus hukum.

"Jangan sesekali orang lain menggunakan dan mengatasnamakan Amungme dan Kamoro menyatakan sesuatu hal termasuk dugaan kasus bapak gubernur Papua," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, pada Rabu (5/10) pagi sebuah spanduk berukuran sedang terpampang di Tugu Bundaran Timika Indah. Spanduk tersebut bertuliskan dukungan dua suku asli Mimika, Amungme dan Kamoro terhadap KPK untuk menangkap Gubernur Papua, Lukas Enembe. Spanduk serupa terpasang di beberapa titik lain dalam Kota Timika.

Gubernur Lukas kini dililit tudingan menerima gratifikasi sebesar Rp 1 Miliar lebih yang berbuntut penetapan status tersangka terhadap dirinya oleh lembaga KPK.(red)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.