Lewati ke konten utama

Polisi Selidiki Kelompok Dibalik Penculikan 9 Perempuan di Jila

Redaksi Fajar PapuaPenulis
15.26 WIT2 menit baca245 dibaca
Kapolres Mimika, AKBP Alredo Rumbiak
Kapolres Mimika, AKBP Alredo RumbiakFoto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com – Kepolisian Resor Mimika menerjunkan tim untuk melakukan investigasi dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait dugaan penculikan atau pengambilan paksa sembilan perempuan di Distrik Jila, Kabupaten Mimika.

Kapolres Mimika AKBP Alredo Rumbiak mengatakan, sebanyak 20 personel diturunkan untuk melakukan investigasi dan olah TKP di Jila. Personel tersebut diberangkatkan dalam dua tahap, yakni Kamis dan Jumat.

"Kami turunkan 20 personel terdiri dari 10 Brimob dan 10 tim investigasi dan olah TKP," kata Kapolres saat konferensi pers di kediaman Bupati Mimika Johannes Rettob, Kamis (20/8) malam.

Menurut Alredo, meski situasi keamanan di Jila saat ini relatif landai, kepolisian tetap harus meningkatkan kewaspadaan selama proses investigasi berlangsung.

"Kami tetap harus waspada, makanya tim dibackup Brimob untuk mengantisipasi terjadinya penyerangan," ujarnya.

Ia menjelaskan, keberadaan personel Brimob dalam tim tersebut untuk memberikan pengamanan kepada anggota yang melakukan investigasi dan olah TKP. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan keamanan selama proses pengumpulan informasi di lapangan.

Terkait sembilan perempuan yang dibawa dari Jila, Kapolres menegaskan pihaknya belum dapat menyebut peristiwa tersebut sebagai penyanderaan.

"Kita belum bisa bilang itu penyanderaan. Kayaknya lebih tepat penculikan atau pengambilan paksa, karena belum ada tuntutan dari mereka yang diminta," tegasnya.

Alredo juga menegaskan kepolisian hingga saat ini belum dapat memastikan kelompok mana yang berada di balik peristiwa tersebut.

"Kami belum bisa menyatakan dari kelompok mana. Itu belum tahu, masih harus dilakukan investigasi," ujarnya.

Menurutnya, kepastian mengenai identitas kelompok maupun motif pelaku harus didasarkan pada hasil penyelidikan dan bukti yang diperoleh tim di lapangan.

Polisi, katanya, masih mengumpulkan informasi dan melakukan pendalaman untuk mengetahui kronologi lengkap peristiwa, termasuk memastikan keberadaan sembilan perempuan tersebut serta pihak yang membawa mereka.

"Kami masih melakukan investigasi," pungkasnya. (ron)