Lewati ke konten utama

Bupati dan Kadis Koperasi Mimika Raih Dua Penghargaan Koperasi Awards 2026

Redaksi Fajar PapuaPenulis
11.04 WIT4 menit baca222 dibaca
Kadis Koperasi Mimika, Samuel Yogi SH,MH saat menerima penghargaan Koperasi Awards 2026.
Kadis Koperasi Mimika, Samuel Yogi SH,MH saat menerima penghargaan Koperasi Awards 2026.Foto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Jakarta, fajarpapua.com – Pemerintah Kabupaten Mimika kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dalam ajang Koperasi Awards 2026 yang diselenggarakan Kementerian Koperasi di Jakarta, Kamis (20/8/2026), Mimika berhasil membawa pulang dua penghargaan sekaligus.

Dua penghargaan tersebut diberikan kepada Bupati Mimika Johannes Rettob melalui kategori Bakti Koperasi Nayaka Mahambara dan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika Samuel Yogi, S.H., M.H. melalui kategori Bakti Koperasi Satya Bhakti Pamong Artha.

Penghargaan untuk Bupati Johannes Rettob diterima oleh Samuel Yogi yang hadir mewakili Bupati Mimika.

Samuel menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Koperasi atas penghargaan yang diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Mimika dan jajaran Dinas Koperasi.

Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas komitmen pemerintah daerah dalam mendorong kemajuan koperasi sebagai salah satu instrumen penguatan ekonomi masyarakat.

“Penghargaan ini tentu menjadi kebanggaan bagi Pemerintah Kabupaten Mimika sekaligus menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pembinaan dan pengembangan koperasi di daerah,” kata Samuel usai menerima penghargaan di Jakarta.

Dalam daftar penerima Koperasi Awards 2026, nama Johannes Rettob tercatat bersama sejumlah bupati, wali kota dan gubernur dari berbagai daerah di Indonesia.

Sementara Samuel Yogi menjadi salah satu penerima Bakti Koperasi Satya Bhakti Pamong Artha, penghargaan bagi kepala perangkat daerah yang dinilai memiliki kontribusi dalam pengembangan koperasi.

Dengan demikian, Mimika mencatat capaian tersendiri karena kepala daerah dan kepala perangkat daerah yang membidangi koperasi sama-sama menerima penghargaan dalam satu ajang nasional.

Capaian tersebut menunjukkan pembangunan koperasi di Mimika tidak hanya bertumpu pada kebijakan kepala daerah, tetapi juga diterjemahkan melalui kinerja perangkat daerah.

Namun, Samuel menegaskan penghargaan tersebut tidak boleh berhenti sebagai seremoni atau piagam penghargaan. Sebaliknya, capaian itu harus menjadi tantangan untuk meningkatkan kualitas koperasi di Mimika.

Koperasi, katanya, harus mampu hadir sebagai kekuatan ekonomi masyarakat, bukan hanya dari sisi jumlah, tetapi juga sehat secara kelembagaan, profesional dalam pengelolaan, memiliki usaha produktif dan memberikan manfaat nyata kepada anggota.

Samuel mengatakan Dinas Koperasi Mimika akan terus memperkuat pembinaan, pendampingan dan peningkatan kapasitas koperasi agar mampu berkembang secara mandiri dan berkelanjutan.

“Ini bukan hanya penghargaan untuk pemerintah daerah, tetapi juga penghargaan bagi seluruh gerakan koperasi di Kabupaten Mimika. Kami berharap capaian ini dapat menjadi pemicu semangat untuk bekerja lebih baik lagi,” ujarnya.

Ia menambahkan, masih terdapat pekerjaan besar untuk memastikan penghargaan yang diterima sejalan dengan peningkatan kualitas koperasi di lapangan.

Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pengurus koperasi dan seluruh anggota koperasi dinilai menjadi kunci agar gerakan koperasi di Mimika tidak berhenti pada pencapaian administratif.

Menurut Samuel, koperasi memiliki posisi strategis dalam membangun ekonomi kerakyatan. Karena itu, capaian Mimika di Koperasi Awards 2026 harus menjadi momentum untuk mendorong koperasi masuk lebih jauh ke sektor-sektor produktif.

Koperasi diharapkan mampu membuka akses modal, memperluas pasar, meningkatkan kapasitas usaha dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

Bagi Mimika, tantangan tersebut dinilai semakin besar mengingat daerah ini memiliki potensi ekonomi yang besar. Koperasi diharapkan dapat mengambil bagian dalam rantai ekonomi daerah sekaligus membuka peluang lebih luas bagi pelaku usaha lokal.

“Harapan kami, koperasi di Mimika semakin maju, profesional, mandiri dan mampu menjadi salah satu kekuatan dan instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat di Papua Tengah,” pungkasnya.

Daftar Penerima Koperasi Awards 2026

Selain Bupati Mimika Johannes Rettob dan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Mimika Samuel Yogi, Koperasi Awards 2026 juga memberikan penghargaan kepada sejumlah tokoh dan pejabat dari berbagai daerah serta kementerian/lembaga.

Untuk kategori Bakti Koperasi Nayaka Mahambara, penerima lainnya antara lain Bupati Bengkalis Kasmarni, Bupati Bone Andi Asman Sulaiman, Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman, Bupati Paser Fahmi Fadli, Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, Bupati Madiun Hari Wuryanto, Bupati Sleman Harda Kiswaya, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih, Bupati Bandung Dadang Supriatna, Bupati Musi Banyuasin H.M. Toha, Bupati Penukal Abab Lematang Ilir Asgianto dan sejumlah kepala daerah lainnya.

Kategori tersebut juga diberikan kepada sejumlah gubernur, yakni Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dan Gubernur Banten Andra Soni.

Sementara kategori Bakti Koperasi Satya Bhakti Pamong Artha juga diberikan kepada Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bandung H. Dindin Syahidin, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tasikmalaya H. Endang Syahrudin serta Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Barat Dr. Endrizal.

Penghargaan lainnya dalam Koperasi Awards 2026 meliputi Bakti Koperasi Makarti Guna Swasembada, Bakti Koperasi Pradana Nayaka, Anugerah Amerta Bakti, Koperasi Gen Z dan Bakti Koperasi Sri Radhana Swasembada.

Penghargaan tersebut diberikan kepada tokoh koperasi, menteri, pimpinan lembaga negara, pimpinan BUMN, tokoh ekonomi kerakyatan hingga generasi muda yang dinilai memberikan kontribusi terhadap gerakan koperasi di Indonesia.