Timika, fajarpapua.com — Kasus pembunuhan seorang pria berinisial PK (28), yang jenazahnya ditemukan tergeletak di depan Perumahan Pondok Amor, Kabupaten Mimika, diduga berkaitan dengan konflik antarkelompok yang masih berlangsung di Kwamki Narama.
Jenazah PK sudah diserahkan pihak keluarga kepada pihak perang Newegalen untuk dibakar atau dikremasi di Kwamki Narama. Sementara polisi menyebut korban bukan warga Kwamki Narama dan diduga tidak terlibat dalam konflik antarkelompok yang terjadi di wilayah tersebut.
Kapolsek Kwamki Narama, Iptu Yusak Sawaki mengatakan, PK tinggal di Kompleks Beringin Inamko, Jalan Poros Mayon, Distrik Kuala Kencana. Korban disebut bukan warga Kwamki Narama dan tidak pernah terlibat dalam perang antarkelompok di wilayah itu.
Menurut Yusak, keluarga korban menyerahkan jenazah kepada pihak Newegalen karena meyakini PK merupakan korban perang yang diduga salah sasaran. Keluarga juga menduga pelaku pembunuhan berasal dari pihak Dang.
"Dia bukan warga Kwamki Narama dan bukan orang perang serta tidak pernah ikut-ikut masuk di Kwamki. Tapi oleh keluarganya diserahkan ke pihak perang, yaitu Newegalen, karena diduga pembunuhnya dari pihak sebelah," kata Yusak.
Keputusan pihak Newegalen menerima jenazah tersebut, lanjut Yusak, disebut sebagai upaya meredam emosi dan mencegah konflik semakin meluas.
Pihak Newegalen, kata dia, memilih menerima dan membakar jenazah tersebut dengan harapan persoalan tidak berujung pada aksi balas dendam maupun perang susulan yang kembali menimbulkan korban.
"Pihak Newegalen mau terima jenazah karena kepala perangnya mengatakan, kita terima mayat ini dan dibakar di sini supaya habis. Jangan lagi ada perang di Kwamki Narama dan jangan ada lagi membunuh orang di luar lokasi perang," ungkapnya.
Yusak menegaskan, meski jenazah korban akhirnya dibakar di wilayah Kwamki Narama, penanganan perkara pembunuhan tetap menjadi kewenangan Polsek Kuala Kencana karena lokasi awal kejadian masuk dalam wilayah hukum kepolisian tersebut.
"Proses hukum ditangani Polsek Kuala Kencana. Sementara masih dilakukan penyelidikan," ujarnya.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif pembunuhan PK.
(ron)










