Lewati ke konten utama

Kapolres Mimika Tegaskan Penemuan Tiga Mayat Tidak Ada Kaitan Dengan Kasus Penikaman di Belakang Hotel Serayu

Redaksi FPPenulis
22.10 WIT2 menit baca11 dibaca
IMG 20241219 WA0044
IMG 20241219 WA0044Foto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com - Kapolres Mimika AKBP I Komang Budiartha menegaskan, kasus penikaman yang terjadi di belakang hotel Serayu yang mengakibatkan korban meninggal dunia pada Rabu (18/12) kemarin tidak ada hubungannya dengan penemuan jenazah di Mile 23, sekitar jembatan Waker Timika dan bekas Galian C SP 5.

"Tidak ada kaitannya dengan penemuan mayat, politik atau apapun, itu pidana murni. Kami sudah ketemu pihak keluarga dan mereka menpercayakan kepada kami untuk proses hukum," katanya.

Menurut Kapolres, kasus penikaman yang terjadi di belakang hotel Serayu Timika merupakan pidana murni dan tidak melebar kemana-mana.

"Jadi itu murni tindak pidana, pelakunya sudah kita tangkap kemudian barang bukti sudah diamankan dan jalani proses hukum," tuturnya.

Kapolres mengimbau masyarakat Mimika untuk tidak membuang isu-isu yang dapat menimbulkan gangguan Kamtibmas. Kepada masyarakat juga diharapkan tidak mudah terprovokasi terhadap isu-isu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

"Kepada seluruh masyarakat Mimika baik digrup WA atau media tidak ada namanya yang menyebutkan suku ini atau suku itu. Kita semua adalah keluarga besar Mimika, ini bulan Desember, bulan Natal dan bulan suka cita. Tolong partisipasinya dan bantu menjaga keamanan, karena isu-isu itu kasihan masyarakat yang lain mau beraktifitas tidak berani," ujarnya.

Kapolres mengungkapkan, untuk kejadian penemuan mayat masih dilakukan pendalaman dan tim dari Satreskrim sedang melakukan penyelidikan.

"Kami masih dalami dan selidiki, percayakan kami, kami akan melakukan tindakan hukum sesuai aturan," ungkapnya.(ron)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.