Lewati ke konten utama

Akibat Kebijakan Efisiensi, Dana PSU Pilkada Gubernur Papua Berkurang

Redaksi FPPenulis
05.57 WIT2 menit baca9 dibaca
IMG 20250225 WA0146
IMG 20250225 WA0146Foto / Papua
Bagikan berita ini
Aa

Jayapura, fajarpapua.com- Penjabat (Pj) Gubernur Papua, Ramses Limbong memastikan dana pelaksaan pemungutan suara ulang (PSU) Pilkada Gubernur Papua akan berkurang.

Pengurangan anggaran PSU ini terjadi karena minimnya anggaran di Pemprov Papua dengan adanya efisiensi yang dilakukan pemerintah pusat.

“Jadi kita akan bahas anggaran yang dibutuhkan untuk pelaksanaan PSU, bersama dengan penyelenggara Pilkada dan Forkompinda setempat dalam waktu dekat,” kata Pj Gubernur Ramses Limbong saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (25/2).

Ramses mengungkapkan, pada Pilkada 2024 dana digelontarkan sekitar Rp 155 miliar dan untuk PSU turun menjadi antara Rp 70 miliar hingga Rp 80 miliar.

Ia mengaku, telah berkomunikasi awal dengan KPU, termasuk soal anggaran yang dibutuhkan.

“Saya sampaikan anggaran yang tidak perlu, khususnya di KPU sudah harus dipangkas. Termasuk misalnya kotak suara atau bilik suara yang masih bisa digunakan, ya akan digunakan kembali saat PSU,” ujarnya.

Pj Gubernur berharap, semua pihak dapat mendukung pelaksanaan PSU di Papua.

”Mari kita dukung keputusan MK, itulah jalan yang terbaik untuk Provinsi Papua. Mudah-mudahan berlangsung dengan baik. Kalau saya hitung-hitungan, bulan Agustus mendatang sudah terpilih gubernur definitif,” ujarnya.

Untuk diketahui dalam putusannya, Mahkamah Konstitusi mendiskualifikasi calon wakil gubernur Papua nomor urut 1 Yermias Bisai (YB) karena syarat pencalonannya tidak sah.

Dalam putusannya MK memerintahkan PSU di Provinsi Papua tanpa mengikutsertakan YB. (hsb)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.