BERITA UTAMAMIMIKANASIONAL

Bencana Banti Sudah Tertangani: Akses Pulih, Bantuan Tersalurkan, Warga Mulai Beraktivitas Normal

735
×

Bencana Banti Sudah Tertangani: Akses Pulih, Bantuan Tersalurkan, Warga Mulai Beraktivitas Normal

Share this article
Akses jalan yang mulai pulih

Timika, fajarpapua.com – Penanganan bencana longsor yang melanda Kampung Banti, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, dipastikan sudah tertangani secara bertahap.

Pemerintah Kabupaten Mimika bersama instansi terkait bergerak cepat menyalurkan bantuan sekaligus memulihkan akses vital yang sempat terputus akibat hujan deras.

iklan

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mimika memastikan bantuan bagi warga terdampak telah disalurkan, mulai dari bahan makanan, perlengkapan dasar hingga kebutuhan bayi.

Langkah ini dilakukan untuk menjamin kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama masa pemulihan.

Kepala BPBD Mimika, Agustina Rahaded, mengatakan pihaknya telah menerjunkan tim ke lokasi sejak awal kejadian untuk memastikan kondisi warga sekaligus mendistribusikan bantuan.

“Sesuai instruksi Bupati Mimika, kami sudah mengirim staf ke Tembagapura dengan membawa perlengkapan seperti terpal serta menyalurkan bahan makanan bersama Dinas Sosial dan Dinas Ketahanan Pangan,” ujarnya.

Sebelumnya, akses menuju Kampung Banti 1, Banti 2, dan Opitawak sempat terputus akibat longsor, menyebabkan distribusi logistik terganggu.

Namun kini kondisi tersebut mulai teratasi setelah dilakukan perbaikan secara intensif.

Kepala Distrik Tembagapura, Dev Tatiratu, memastikan akses jalan yang menghubungkan Kampung Kimbeli dan Kampung Banti sudah kembali dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Akses jalan sudah diperbaiki dan saat ini sudah bisa dilintasi. Targetnya dalam beberapa hari ke depan kondisi akan kembali normal sepenuhnya,” katanya.

Perbaikan akses jalan tersebut melibatkan dukungan penuh dari PT Freeport Indonesia (PTFI) yang mengerahkan alat berat dan tenaga kerja sejak sehari setelah kejadian longsor.

Infrastruktur dan Layanan Dasar Pulih

Pemerintah Kabupaten Mimika menegaskan bahwa kondisi Distrik Banti kini berangsur pulih.

Akses jalan yang sebelumnya terputus telah tersambung kembali, sementara peningkatan kualitas jalan akan segera dilakukan untuk memperkuat struktur agar lebih tahan terhadap cuaca ekstrem.

Bupati Mimika, Johannes Rettob, menyampaikan penanganan bencana dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk PTFI.

“Kita sudah koordinasi dan bekerja sama dengan PT Freeport, dan pembenahan sudah dilakukan sesuai kebutuhan di lapangan,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi respons cepat perusahaan dalam membantu pemerintah daerah dan masyarakat.

“Jalan yang putus sudah tersambung. Selanjutnya akan dilakukan pengerasan agar lebih kuat. Kami berterima kasih kepada PT Freeport yang cepat bergerak membantu,” tambahnya.

Selain infrastruktur jalan, kondisi fasilitas kesehatan juga menjadi perhatian. Rumah Sakit Banti yang sebelumnya terancam akibat abrasi sungai kini dipastikan dalam kondisi aman setelah dilakukan penanganan darurat.

“Memang sempat terjadi abrasi, namun sudah ditimbun kembali dan saat ini dalam kondisi aman,” jelas Bupati Rettob

Meski kondisi sudah terkendali, Pemkab Mimika menegaskan akan terus memantau perkembangan di Distrik Banti.

Koordinasi lintas sektor akan diperkuat guna memastikan keselamatan warga serta kelancaran layanan publik tetap terjaga.

BPBD Mimika juga menyatakan siap menyalurkan bantuan tambahan jika masih dibutuhkan, menunggu laporan resmi dari pemerintah distrik terkait kondisi terkini di lapangan.

Dengan pulihnya akses jalan dan tersalurnya bantuan, masyarakat Kampung Banti kini mulai kembali beraktivitas secara bertahap, menandai fase pemulihan pascabencana yang berjalan positif. (mas)

Komentar (0)

Memuat komentar...
📱 WA CHANNEL 📢 LAPOR FP